Kekhawatiran Ilmuwan Terhadap Benda-benda yang Akan Dibawa NASA Dari 'Planet Merah'

NASA sejak September tahun lalu telah mengumpulkan sampel-sampel berupa sedikit tanah dan sedikit atmosfer planet merah itu di dalam tempat

Editor: Hendra Gunawan
Alexander Antropov /Pixabay
Planet Mars. Sejumlah pihak mengkhawatirkan rencana Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang akan membawa benda-benda dari Planet Mars ke Bumi. 

TRIBUNNEWS.COM -- Sejumlah pihak mengkhawatirkan rencana Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang akan membawa benda-benda dari Planet Mars ke Bumi.

Pihak-pihak yang mengkhawatirkan tersebut antara lain, sejumlah ilmuwan, profesional, dokter dan orang-orang yang tidak mau disebut nama dan profesinya.

NASA sejak September tahun lalu telah mengumpulkan sampel-sampel berupa sedikit tanah dan sedikit atmosfer planet merah itu di dalam tempat berupa tabung titanium.

Baca juga: Fenomena Langit 29 Juni 2022: Konfigurasi Segarisnya 6 Planet, Bulan Baru Stroberi Mikro

Dikutip Kompas.com dari Phys, Selasa (5/6/2022) orang-orang tersebut mempertanyakan masalah apa yang mungkin ditimbulkan oleh mikroba tak steril dari Mars.

Apalagi NASA tak dapat mengatakan dengan pasti 100 persen bahwa sampel yang dibawa ke Bumi tak akan membawa sesuatu yang hidup atau berbahaya.

Salah seorang yang berkomentar dalam presentasi awal NASA menulis bahwa sampel apa pun, baik itu dari Mars, harus dipelajari dari jarak jauh karena risiko kontaminasi planet.

Sementara yang lain menyebutkan supaya NASA tak membawa sampel kembali dari Mars sampai kita tahu lebih banyak tentang bagaimana sampel tersebut berdampak pada keselamatan manusia di Bumi.

"Uji dulu kemungkinan bakteri yang akan berdampak buruk bagi kesehatan kita," katanya.
Kekhawatiran juga dirasakan oleh Thomas Dehel, salah satu komentator yang juga pensiunan Administrasi Penerbangan Federal.

Ia mengaku meski mendukung misi pengembalian sampel tetapi dia juga memiliki kekhawatiran karena kemungkinan saja bisa membawa patogen yang tak siap diatasi manusia.

"Kita harus tahu apakah kita membawa sesuatu kembali ke Bumi itu steril atau tidak. Itu poin terbesar saya. Perlu semacam tes di depan untuk melihat apakah ada jenis kehidupan biologis," paparnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved