Senin, 1 Juni 2026

Fenomena Blue Moon 31 Mei 2026: Bukan Benar-benar Berwarna Biru, Ini Penjelasan Astronom ITB

Fenomena Blue Moon terjadi pada 31 Mei 2026, Blue Moon memiliki makna khusus dalam astronomi dan tidak berkaitan dengan perubahan warna Bulan.

Tayang:
Instagram @brin_indonesia
BLUE MOON 2026 - Tangkapan layar Instagram @brin_indonesia pada Sabtu (30/5/2026) yang menampilkan Fenomena Blue Moon. Langit malam Indonesia akan menyuguhkan salah satu fenomena astronomi menarik pada penghujung Mei 2026, yaitu kemunculan Blue Moon. Blue Moon memiliki makna khusus dalam astronomi dan tidak berkaitan dengan perubahan warna Bulan. 

"Kalau Bulan berwarna biru itu bisa saja terjadi karena efek atmosfer, misalnya akibat partikel dari letusan gunung berapi. Namun, untuk Blue Moon kali ini, tidak ada kaitannya dengan warna," jelasnya.

Frekuensi Kejadian Blue Moon

Blue Moon tidak terjadi setiap tahun, tetapi juga bukan fenomena yang sangat langka.

Menurut Evan, peristiwa ini dapat terjadi sekitar tujuh kali dalam 19 tahun.

"Blue Moon bisa terjadi tujuh kali dalam 19 tahun. Kejadiannya tidak terkait musim, sehingga bisa terjadi pada bulan apa saja," katanya.

Setelah 31 Mei 2026, fenomena Blue Moon berikutnya diperkirakan akan terjadi pada 31 Desember 2028 dan 30 September 2031.

Tanggal tersebut dapat dihitung berdasarkan siklus purnama yang berlangsung sekitar 29,5 hari.

Fenomena ini menjadi menarik karena memperlihatkan bagaimana siklus Bulan dan sistem kalender Masehi dapat menghasilkan dua kali purnama dalam satu bulan yang sama.

(Tribunnews.com/Latifah)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved