Sabtu, 30 Agustus 2025

Umbul Pluneng, Wisata Air di Klaten yang Tawarkan Kejernihan Air dan Segarnya Mata Air Alami

Saat liburan ke Klaten, Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke Umbul Pluneng yang menawarkan segarnya mata air alami hingga jernihnya air.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Daryono
INSTAGRAM/@umbul_pluneng
Pengunjung memadati kawasan pemandian Umbul Pluneng, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten. 

"Tahun 1970-an, mulai dibangun dinding pembatas antara umbul dengan sawah di sekitarnya," ujar dia.

Baca: Bertrand Antolin Ngamen Bareng Seniman Klaten untuk Galang Dana bagi Korban Bencana di Sulteng

Sebenarnya, Umbul Pluneng terbagi menjadi dua bagian, yaitu Umbul Tirto Mulyono (Umbul Lanang/Lelaki, red) dan Umbul Tirto Mulyani (Umbul Wedok/Perempuan, red).

Kedua umbul ini berjarak sekitar 100 meter dan hanya dipisahkan oleh jalan desa.

Sesuai sebutannya, dulu, Umbul Tirto Mulyono yang berukuran lebih besar diperuntukkan bagi pengunjung lelaki yang ingin mandi atau sekadar menyegarkan diri.

Umbul Tirto Mulyani yang dulu digunakan untuk pengunjung perempuan
Umbul Tirto Mulyani yang dulu digunakan untuk pengunjung perempuan (INSTAGRAM/@umbul_pluneng)

Sementara Umbul Tirto Mulyani untuk pengunjung perempuan.

"Namun sekarang sama saja, siapa saja boleh masuk. Bedanya, ukuran kolam Umbul Mulyani lebih kecil dan tidak terlalu dalam," ujar dia.

Apalagi kini di Umbul Tirto Mulyono sudah dibangun tiga kolam dengan luas dan kedalaman yang berbeda-beda.

Kolam utama di Umbul Tirto Mulyono berukuran 50x10,5 meter dengan kedalaman 2 meter.

Juga terdapat kolam anak-anak dengan kedalaman 75 cm dan ukuran 6x8,5 meter.

"Kalau di Umbul Tirto Mulyani, kedalamannya 120 cm dan panjangnya 20x15 meter," kata Untung.

Asal-usul nama Pluneng pun bisa dibilang unik.

Baca: Tugu Waseso Bangunkan Geliat Perekonomian Warga Desa Soropaten, Klaten

Pluneng berasal dari singkatan Plung (nyemplung) yaitu masuk dalam air dan Neng (seneng) yang berarti senang, bahagia.

Bila dipadankan menjadi nyemplung seneng yang bermakna siapa saja yang mandi di umbul ini akan senang dan bahagia.

Untung mengungkapkan, sejak dulu, Umbul Pluneng sudah jadi tujuan wisata air.

Namun, baru pada 2015, jumlah pengunjung Umbul Pluneng mengalami peningkatan yang signifikan.

Pengunjung memadati kawasan pemandian Umbul Pluneng, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Minggu (28/10/2018).
Pengunjung memadati kawasan pemandian Umbul Pluneng, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Minggu (28/10/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan