Minggu, 31 Mei 2026

Romahurmuziy Balas Puisi Fadli Zon 'Doa yang Ditukar,' Sindir yang Katanya Membela Ulama

Politisi PPP, Romahurmuziy membalas puisi Fadli Zon 'Doa yang Ditukar' dengan menulis empat puisi. Sindir yang katanya membela ulama.

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
KOLASE TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN-ISTIMEWA
Politisi PPP, Romahurmuziy membalas puisi Fadli Zon 'Doa yang Ditukar' dengan menulis empat puisi. 

Sementara pada puisi terakhirnya, ia menuding sosok kau yang menghebohkan dunia dengan video potongan tanpa memuat klarifikasi dan lanjutannya.

Sosok 'kau' ini juga menerjemahkan dia tanpa gramatika lantaran ia bukan santri.

Di akhir, 'kau' juga merendahkan ulama, padahal sebelumnya selalu teriak bela ulama.

"Kau hebohkan dunia
Dengan video potonganmu tanpa
Muat klarifikasi dan lanjutannya
Kau terjemahkan doa
Tanpa nahwu-shorof atau gramatika
Ah, kau memang bukan santri
Kini kau rendahkan ulama
Padahal sebelumnya kau selalu teriak bela..bela..bela
Ternyata dusta adanya," demikian isi puisi keempat Romi.

Baca: Keluarga Mbah Moen Sebut Romahurmuziy Menjaga Kehormatan Kyai

Puisi Fadli Zon 'Doa yang Ditukar'

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menulis puisi berjudul 'Doa yang Ditukar.'

Puisi karya Fadli Zon tersebut jadi perbincangan awam hingga menuai banyak protes dari tokoh nasional.

Hal ini besar kemungkin erat kaitannya dengan insiden Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen salah sebut nama saat memanjatkan doa.

Dalam puisi yang ditulis di Parung, Bogor itu, Fadli Zon menyinggung soal doa yang sakral, agama yang diobral hingga kepemimpinan.

"Doa sakral, seenaknya kau begal, disulam tambal, tak punya moral, agama diobral," demikian bunyi bait pertama pada puisi Fadli Zon itu.

Pada bait kedua, Fadli Zon menuliskan kata 'kau' dalam puisi Doa yang Ditukar.

"Doa sakral, kenapa kau tukar, direvisi sang bandar, dibisiki kacung makelar, skenario berantakan bubar, pertunjukan dagelan vulgar," lanjut Fadli.

Nah, kata 'kau' inilah yang memantik beberapa komentar dari warganet termasuk para tokoh nasional.

Satu di antaranya Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang langsung mengklarifikasi siapakah sosok 'kau' pada puisi.

Menag Lukman pun terang-terangan menanyakan sosok 'kau' pada puisi Fadli Zon adalah Kiai Maimoen Zubair?

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved