Penganiayaan Siswi di Pontianak

Hotman Paris Sebut Pelaku Pengeroyokan Audrey Bisa Ditahan dan Diadili meski di Bawah Umur

Pelaku pengeroyokan Audrey masih dibawah umur, Hotman Paris sebut bisa terancam lima tahun penjara.

Hotman Paris Sebut Pelaku Pengeroyokan Audrey Bisa Ditahan dan Diadili meski di Bawah Umur
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Pelaku pengeroyokan Audrey dibawah umur, Hotman Paris sebut bisa terancam lima tahun penjara. 

Pelaku pengeroyokan Audrey dibawah umur, Hotman Paris sebut bisa terancam lima tahun penjara.

TRIBUNNEWS.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membahas soal hukuman bagi terduga pelaku pengeroyokan Audrey.

Hari ini, Rabu (10/4/2019), Hotman Paris membahas soal undang-undang terhadap kebijakan peradilan bagi anak dibawah umur lewat saluran YouTube resminya.

Hotman mengatakan peradilan untuk anak dibawah umur sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Termasuk soal perdamaian, yang disebut Kesepakatan Diversi, antara keluarga korban dan pelaku yang bisa dilakukan sesuai pasal 10.

Baca: Alasan Ifan Seventeen Tak Blur Wajah Audrey di Instagram, Sempat Menuai Pertanyaan

Baca: Inilah 2 Lokasi Penganiayaan Audrey yang Dilakukan Oleh 12 Siswi SMA di Pontianak

"Disebutkan di sini, itulah namanya di sini disebut di pasal 10, namanya Kesepakatan Diversi. Kesepakatan Diversi itu adalah kesepakatan dimana keluarga korban dan si keluarga pelaku mencapai kesepakatan berdamai," jelas Hotman Paris.

Namun, perdamaian hanya bisa dilakukan jika tindak pidana yang dilakukan berupa pelanggaran dan syarat lainnya.

"Kesepakatan Diversi untuk menyelesaikan tindak pidana yang berupa pelanggaran, tindak pidana ringan, tindak pidana tanpa korban, atau nilai kerugian korban tidak lebih dari upah minimum provinsi setempat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2), dapat dilakukan oleh penyidik bersama pelaku dan/atau keluarganya, Pembimbing Kemasyarakatn, serta dapat melibatkan tokoh masyarakat." - Pasal 10 Ayat 1 Undang-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak

Tak hanya itu, Hotman mengatakan apabila terduga pelaku terbukti melakukan pengeroyokan terhadap Audrey hingga menyebabkan luka-luka, atau bahkan jika dugaan pelecehan terhadap siswi SMP ini terbukti benar, mereka bisa diadili dan terancam hukuman lima tahun penjara.

Keputusan tersebut berdasarkan Pasal 80 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved