Rabu, 20 Mei 2026

Gesang Meninggal

Inilah Kenangan Facebooker untuk Maestro Keroncong Gesang

Pernah pada tahun 1997 saya bertemu dengan maestro keroncong Gesang, di rumahnya, Jalan Bedoyo Nomor 5, Kelurahan Kemlayan, Serengan, Solo.

Tayang:
Editor: Iswidodo

Saat ini, pelayat sudah mulai berdatangan. Antara lain Ketua Umum Yayasan Gesang Didit Bagus P, Kepala Dinas Pariwisata dan Sekretaris Daerah Kota Surakarta (*)

PENGHARGAAN :
-     Piagam dari Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) II (1976)
-     Piagam Hadiah Seni 1977 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (1977)
-     Penghargaan TVRI Stasiun Yogyakarta (1978)
-     Piagam Penghargaan dari OISCA International Indonesia (1978)
-     Hadiah rumah Perumnas Palur dari Gubernur Jawa Tengah (1979)
-     Penghargaan PWI HUT XXXIX dan HUT VI Museum Pers Nasional (1985)
-     Penghargaan Wali Kota Surakarta dalam rangka Fespic Games IV (1986)
-     Bintang penghargaan dari Kaisar Akihito, Jepang (1992)
-     Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden RI (1992)

PERJALANAN KARIER :
      Pekerjaan :
-     Pemain orkes keroncong
-     Penyanyi
-     Pencipta Lagu
-     Membantu perusahaan batik orangtua (1935-1941)
-     Pengusaha Warung (1941-1945)

KARYA :
-     Lagu/musik : Keroncong Tembok Besar
-     Lagu/musik : Keroncong Piatu (1938)
-     Lagu/musik : Keroncong Roda dunia (1939)
-     Lagu/musik : Bengawan Solo (1940)
-     Lagu/musik : Saputangan (1941)
-     Lagu/musik : Tirtonadi (1942)
-     Lagu/musik : Keroncong Pemuda Dewasa (1942)
-     Lagu/musik : Dunia Berdamai (1942)
-     Lagu/musik : Jembatan Merah (1943)
-     Lagu/musik : Dongengan jawa (1950)
-     Lagu/musik : Sebelum Aku Mati (1962)
-     Lagu/musik : Keroncong Bumi Emas Tanah Airku (1963)
-     Lagu/musik : Langgam Luntur (1970)
-     Lagu/musik : Seto Ohasi (diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang (1988)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved