Gesang Meninggal
Inilah Kenangan Facebooker untuk Maestro Keroncong Gesang
Pernah pada tahun 1997 saya bertemu dengan maestro keroncong Gesang, di rumahnya, Jalan Bedoyo Nomor 5, Kelurahan Kemlayan, Serengan, Solo.
Saat ini, pelayat sudah mulai berdatangan. Antara lain Ketua Umum Yayasan Gesang Didit Bagus P, Kepala Dinas Pariwisata dan Sekretaris Daerah Kota Surakarta (*)
PENGHARGAAN :
- Piagam dari Komando Wilayah
Pertahanan (Kowilhan) II (1976)
- Piagam Hadiah Seni 1977 dari
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (1977)
- Penghargaan TVRI
Stasiun Yogyakarta (1978)
- Piagam Penghargaan dari OISCA
International Indonesia (1978)
- Hadiah rumah Perumnas Palur dari
Gubernur Jawa Tengah (1979)
- Penghargaan PWI HUT XXXIX dan HUT
VI Museum Pers Nasional (1985)
- Penghargaan Wali Kota Surakarta
dalam rangka Fespic Games IV (1986)
- Bintang penghargaan dari
Kaisar Akihito, Jepang (1992)
- Tanda Kehormatan Bintang Budaya
Parama Dharma dari Presiden RI (1992)
PERJALANAN KARIER :
Pekerjaan :
-
Pemain orkes keroncong
- Penyanyi
- Pencipta Lagu
-
Membantu perusahaan batik orangtua (1935-1941)
- Pengusaha
Warung (1941-1945)
KARYA :
- Lagu/musik :
Keroncong Tembok Besar
- Lagu/musik : Keroncong Piatu (1938)
-
Lagu/musik : Keroncong Roda dunia (1939)
- Lagu/musik :
Bengawan Solo (1940)
- Lagu/musik : Saputangan (1941)
-
Lagu/musik : Tirtonadi (1942)
- Lagu/musik : Keroncong Pemuda
Dewasa (1942)
- Lagu/musik : Dunia Berdamai (1942)
-
Lagu/musik : Jembatan Merah (1943)
- Lagu/musik : Dongengan jawa
(1950)
- Lagu/musik : Sebelum Aku Mati (1962)
- Lagu/musik
: Keroncong Bumi Emas Tanah Airku (1963)
- Lagu/musik : Langgam
Luntur (1970)
- Lagu/musik : Seto Ohasi (diterjemahkan ke dalam
bahasa Jepang (1988)