Sabtu, 30 Agustus 2025

Ariel dan Peterpan

Dimanakah Ariel Bekerja Saat Proses Asimilasi?

Proses asimilasi vokalis Peterpan, Ariel seakan tertutup. Hanya diinformasikan bekerja di salah satu kantor yang bergerak di bidang desain arsitektur.

zoom-inlihat foto Dimanakah Ariel Bekerja Saat Proses Asimilasi?
Kompas.com
Nazriel Irham atau Ariel di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (22/11/2010), menjelang sidang pertamanya untuk kasus peredaran video-video seks yang diduga dimainkannya.

TRIBUNNEWS.COM - Proses asimilasi vokalis Peterpan, Ariel seakan tertutup. Pacar Luna Maya itu hanya diinformasikan bekerja di salah satu kantor swasta yang bergerak di bidang desain arsitektur. Dimana sebenarnya Ariel bekerja?

Ariel, seperti dijelaskan di akun twitter Official Peterpan, dulunya pernah kuliah arsitektur di Universitas Parahiyangan Bandung. Karena ingin mendalami ilmunya di bidang arsitektur, Ariel pun memilih bekerja di bidang yang dulu sempat ditekuninya.

Salah satu konsultan yang diduga menjadi tempat bekerja Ariel, PT. Urbane Indonesia. Kantor yang beralamat di Bandung ini santer disebut sebagai tempat Ariel berasimilasi sejak dua pekan silam.

Pendiri Urbane Indonesia, Ridwan Kamil di akun twitternya membantahnya. "Krn wartawan udah pd nelpon. Sekali lagi saya nyataken: Ariel tidak bekerja di kantor saya. Ariel tidak bekerja di kantor saya. Sekian *sigh," tulis Ridwan.

Vokalis Peterpan, Ariel dikabarkan sudah menghirup udara bebas. Dia sedang menjalani proses asimilasi dengan bekerja di kantor desain arsitektur.

Akun twitter Official Peterpan menjelaskaan secara resmi tentang asimilasi Ariel. Ariel dikatakan sedang menjalani proses membaurkan/mendekatan narapidana dengan masyarakat setelah menjalani setengah masa tahanan. Salah satu contoh asimilasi adalah dengan bekerja.

Kekasih Luna Maya itu sebelumnya divonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta atas dakwaan pornografi. Diperkirakan, Ariel bebas Juli 2012.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan