Ardina Rasti Dianiaya Mantan Pacar
Eza Gionino Pilih Ditahan Daripada Minta Maaf Pada Rasti
Setelah resmi menjadi tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, artis Eza Gionino menegaskan dirinya tak butuh dukungan dari siapa pun.
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah resmi menjadi tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, artis Eza Gionino menegaskan dirinya tak butuh dukungan dari siapa pun.
Hal ini diutarakan kakak kandung Eza, Khaerani, yang mengatakan adiknya tersebut tetap keukeuh merasa tidak bersalah dan tidak melakukan penganiayaan terhadap Ardina Rasti. Karena merasa tidak bersalah, Eza menyatakan tak butuh dukungan siapa pun walau kini mendekam di sel jeruji besi.
"Sebenarnya dia (Eza) mau ngomong sendiri, cuma enggak bisa turun. Dia bilang, saya enggak perlu dukungan siapapun karena enggak bersalah," kata perempuan yang akrab disapa Rani ini menirukan ucapan Eza.
Rani menuturkan kalau bintang sinetron 'Putih Abu-Abu' itu memilih ditahan daripada harus meminta maaf kepada Rasti. "Pesan dia, lebih baik ditahan daripada harus mengakui dan meminta maaf untuk sesuatu yang tidak pernah dilakukannya," cetusnya.
Usai menyampaikan pesan Eza, Rani pun menolak menjawab pertanyaan lain terkait penahanan adiknya tersebut. Seperti diketahui, Eza resmi menjadi tahanan Polres Jakarta Selatan dan terdaftar sebagai tahanan dengan nama Muhammad Eza Fahveli dengan surat bernomor SP HAN/32/1/2013/PMJ/Restr Jakarta Selatan tanggal 30-1-2013 LP/2134/K/I/2013/PMJ/Restr/Jakarta Selatan.