Kamis, 14 Mei 2026

Dilarang Masuk, Film Horor dari Kisah Nyata yang Siap Saingi 'Batman Vs Superman'

Tidak hanya itu, film 'Dilarang Masuk' ini, ternyata mengambil dari kisah nyata salah satu sekolah yang ada di Jakarta.

Tayang:
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nonton bareng film Dilarang Masuk di XXI Mall Kota Kasablanka di kawasan Kasablanka, Kuningan, Jakarta Selatan, minggu (20/3/2016) 

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah ramainya produksi film karya anak bangsa di Indonesia, sebentar lagi film 'Dilarang Masuk' akan rillis di Indonesia.

Film 'Dilarang Masuk', siap meramaikan insdustri film di Indonesia dengan genre horor komedi, persembahan Digital Film Media.

'Dilarang Masuk' adalah karya dari produser spesialis film horor, Shankar yang bekerjasama sutradara yang tidak asing lagi, Nayato Fio Nuala, mengemas sebuah film horor komedi tanpa menampilkan adegan seksi para pemainnya.

Bahkan, Shankar yakin film ini bisa bersaing dengan film Hollywood yang akan tayang di Indonesia. Hal ini dikarenakan, ada film hollywood yang bersamaan rillis waktunya, yaitu 'Batman vs Superman'.

Namun, hal ini tidak membuat Digital Film Media gentar untuk merilis film ini. Karena, mereka sudah mengadakan tur ke sembilan kota besar di Indonesia, untuk melakukan nonton bareng.

"Belum tayang saja, saya sudah mendapatkan komplimen yang sangat banyak yah. Ada yang bilang film yang bagus karena horor dan komedinya sama rata, tidak ada yang lebih menonjol," kata Shankar kepada wartawan saat konfrensi pers di XXI Mall Kota Kasablanka di kawasan Kasablanka, Kuningan, Jakarta Selatan, minggu (20/3/2016).

Lanjut Shankar, film yang mengangkat tema pergaulan bebas ini, menonjolkan sebab akibat dari pergaluan bebas tersebut.

"Pesan moralnya disini, jangan sampai anak yang menjadi korban dalam pergaulan bebas orang tuanya," ucap Shankar.

Tidak hanya itu, film 'Dilarang Masuk' ini, ternyata mengambil dari kisah nyata salah satu sekolah yang ada di Jakarta.

Di mana, ada kejadian siswi yang menghilang di sebuah sekolahan, dan baru ditemukan satu tahun kemudian.

Film yang bercerita tentang sekolah yang di gegerkan dengan hilangnya Lisa (Audua Shavira), si murid baru yang cenderung pendiam.

Sementara itu, Adit (Maxime Bouttier) yang melihat Lisa terakhir kali di lantai atas sekolah, berencana membuat misi mencari Lisa bersama dengan kelima kawannya di malam hari, setelah Lisa resmi dikatakan menghilang.

Tapi, tawaran yang dilayangkan oleh Adit di tolak oleh kelima kawan - kawannya. Hal ini dikarenakan, pihak sekolahan menempelkan tulisan "Dilarang Masuk" bagi seluruh siswa - siswinya.

Namun, Adit memaksa keenam kawannya untuk mencari Lisa di lantai atas sekolahan. Akhirnya, kelima kawan - kawan Adit menyetujui ajakannya tersebut.

Tidak disangka, Adit dan kelima kawannya tersebut, harus menghadapi banyak arwah penasaran yang mengerikan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved