Anya Geraldine Cerita Soal Reaksi Keluarganya Atas Pemanggilan KPAI
Menurutnya, orangtuanya pun kecewa, namun ia mengaku telah meminta maaf atas kesalahannya tersebut.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Penguna sosial media yang punya banyak followers (Selebgram), Anya Geraldine mengaku keluarganya prihatin atas pemanggilan dirinya oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Anya dipanggil terkait unggahan foto dan video di media sosial yang dianggap bisa memberi pengaruh negatif bagi anak-anak dan remaja.
Remaja jebolan ajang pencarian model di Kelapa Gading, Jakarta Utara tersebut menuturkan keluarganya selalu menginginkan yang terbaik baginya.
"Kalau dari keluarga, pasti kan mau yang terbaik buat anaknya kan, yang namanya keluarga kan pasti prihatin dong lihatnya," kata Anya, saat ditemui di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).
Anya menambahkan, semua orangtua tidak pernah menginginkan hal buruk terjadi pada anaknya, begitu pula dengan orangtuanya.
"Mana ada sih orangtua yang senang lihat (kasus) itu, kan nggak mungkin," jelasnya.
Menurutnya, orangtuanya pun kecewa, namun ia mengaku telah meminta maaf atas kesalahannya tersebut.
"Jadi ya pasti orangtua kecewa, tapi aku pun udah meminta maaf dan (permintaan maaf) lain-lainlah sama keluarga," tegasnya.
Anya Geraldine dipanggil oleh KPAI lantaran foto dan video yang ia unggah di sosial media dinilai mengandung konten yang tidak baik untuk remaja seusianya.
KPAI menilai konten dalam akun instagram pribadi milik Anya, sangat bertentangan dengan norma sosial, agama, etika, serta melanggar UU Pornografi dan Pornoaksi.
Selain itu, banyak keluarga yang resah terhadap kehidupan pribadi Anya yang dianggap vulgar dan dituangkan dalam media sosialnya.
Sejumlah keluarga tersebut pun telah melaporkan perilaku remaja itu pada KPAI, lantaran bisa memberikan pengaruh buruk bagi putra dan putri mereka pada KPAI.
Saat tiba di KPAI, Anya ditemani kekasihnya, Okky Raditya.
Saat bertemu dengan KPAI, Anya dan Okky didampingi oleh Kuasa hukumnya, Sekjen KPAI Erlinda serta Komisioner KPAI bidang Pornografi dan Cybercrime Maria Edvanti, serta perwakilan dari Menkominfo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anya-geraldine-saat-ditemui-di-kantor-kpai_20161003_165803.jpg)