GAC dan The Overtunes Berkolaborasi untuk Soundtrack Film 'Cek Toko Sebelah'

Dua grup musik yang sama-sama beranggotakan tiga personel, GAC dan The Overtunes berkolaborasi mengisi soundtrack film yang akan tayang, 'Cek Toko Seb

Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Dari kiri ke kanan-- The Overturnes, Ernest Prakasa, Chand Parwez Servia, GAC di acara peluncuran soundtrack dan teaser film Cek Toko Sebelah di Comic Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua grup musik yang sama-sama beranggotakan tiga personel, GAC dan The Overtunes berkolaborasi mengisi soundtrack film yang akan tayang, 'Cek Toko Sebelah'.

Membuat dan menyanyikan lagu berjudul 'Senyum dan Harapan', GAC merasa senang karyanya bisa diterima untuk dijadikan sebuah soundtrack.

"Senang banget karena akhirnya karya kita diterima," ucap Gamaliel saat ditemui di peluncuran soundtrack dan teaser filmn 'Cek Toko Sebelah' di Comic Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2016).

Selain lagu 'Senyum dan Harapan', GAC juga menyanyikan dua lagu bertajuk 'Berlari Tanpa Kaki' dan 'Parampampam', The Overtunes juga menyanyikan dua lagu berjudul 'I Still Love You' dan 'Let You Go'.

Spesialnya, lima lagu soundtrack tersebut dimuat dalam satu mini album yang memakan persiapan waktu cukup singkat hanya tiga bulan dari meeting hingga jadi lagu yang hits.

Tidak ada kesulitan khusus, hanya waktu untuk mereka bertemu saja yang diakui Gamaliel sulit.

"Mulai meeting sih Agutus sekitar 3 bulanan, tapi kalau nulis lagu sih nggak lama, proses rekaman juga 3-4 pertemuan. Cuma menemukan jadwal dengan The Overtunes saja yang PR banget," ujar Gamal.

Konsep album soundtrack itu sebelumnya sudah pernah dibuat oleh film 'Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss! Part One' yang menurut Sutradara film 'Cek Toko Sebelah'.

Karena telah melihat keberhasilan itu maka Ernest Prakasa merasa tidak salah jika mencontohnya, membuat album soundtrack yang dijual bersamaan dengan tiket nonton.

"Warkop sempat melakukan itu, rasanya bukan sesuatu yang haram untuk dicoba, orang beli presale hadiah album, kita percaya banget album ini bukan hanya gimik, tapi karya seni tersendiri, lima lagu baru dari dua grup musik papan atas Indonesia, harusnya menjadi nilai lebih," ujar Ernest Prakasa.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved