Grup Band Momonon
Empat Tahun Vakum, Momonon Kembali Sapa Penggemarnya Lewat Album 'Sama-Sama'
Empat Tahun Vakum, 'Momonon Bank' grup musik Indonesia beraliran Reggae Ska kembali sapa penggemarnya lewat Album 'Sama-Sama'
Penulis:
FX Ismanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat Tahun Vakum, 'Momonon' grup musik Indonesia beraliran Reggae Ska kembali sapa penggemarnya lewat Album 'Sama-Sama'. Momonon bukanlah band baru, mereka sudah terbentuk sejak 2004. Apalagi band asal Kampung Sawah, Rangkas Bitung, Banten ini sudah mempunyai 2 album sebelumnya yakni album pertama pada 2011 bertajuk 'Si Aceng' , album kedua pada 2014 bertajuk 'Menggapai Mimpi', dan album ke-3 2018 ini bertajuk 'Sama-Sama'.
Lewat musik reggae ska yang dianutnya ditambah sentuhan musik tradisional khas Rangkas Bitung, Momonon Band ingin berkembang dan mengenalkan pentingnya persaudaraan, lewat lirik dan anggunnya kesenian tradisional.

Hal ini juga yang membuat Momonon yakin bahwa musik reggae adalah kendaraan yang mereka pakai untuk melangkah kedepan. Dialbum ketiga ini band yang beranggotakan, Gojil (vokal), Reo (gitar), Resha (gitar), Tamim (bas), Iki (drum),Kodir (perkusi) menjadikan lagu berjudul Bunga dan Amelia sebagai hits.
"Bunga" berkisah tentang orang yang disayangi, yang selalu diingat dan ingin selalu menjaganya tentunya juga selalu ingin melihatnya tumbuh menjadi org hebat. Lagu ini diciptakan sama Gojil. Lalu Amelia sendiri berkisah tentang cerita singkat Omen sang pemain keyboard yang punya perjuangan bolak balik Jakarta, hanya untuk bertemu dengan kekasihnya, lagu ini diciptakan oleh gojil dan omen," tutur Gojil sang vokalis yang bernama lengkap Azizi Resna.
Sementara untuk album yang bertajuk 'Sama-Sama', Gojil menambahkan semua proses pengerjaan album ketiga ini dilakukan secara bersama-sama. "Karena kita melakukan proses album ini secara ber "Sama-Sama", mulai dari aransemen sampe lirik kita menuangkan nya secara bersama. selain itu sewaktu pembuatan lagu kita juga difasilitasi tempat di Pulau Gili Trawangan yang diberi nama Homestay Sama-Sama," ungkap Omen Keyboard Momonon.

Sesungguhnya album ke 3 Momonon ini sudah diproduksi sejak dua tahun yang lalu. Untuk rekamannya sendiri baru dilakukan sejak Ramadan tahun yang lalu.
"Dua tahun lalu sebenernya sudah bisa diproduksi, hanya saja, 1 tahun itu proses pembuatan lagu, makanya kita sengaja pergi ke Lombok, untuk membuat lagu, terciptalah 25 lagu baru. Dan 11 lagu dipilih menjadi kesatuan di album ke tiga ini. Proses mixing dan mastering dilakukan 6 bulan, dan 6 bulan kemudian kita fokus di pengemasaan boxset. rekaman resminya sendiri kita memilih Dreamland Studio, pada saat bulan Ramadan tahun lalu," jelas Gojil.
"Di tahun 2014 ke 2016 kita sudah punya niatan untuk ngeluarin album, karena kita mandiri, serba sendiri, kita memilih menabung terlebih dahulu untuk memproduksi album ini dalam bentuk boxset, dan ditahun 2016 lah kita mulai membuat lagu, 2017 rekaman, 2018 adalah waktu yang tepat untuk rilis album ketiga ," sambung Omen.

Sang vokalis Gojil menambahkan ada yang unik dari album ke 3 Momonon Band ini jika dilihat dari bentuk kemasan. "Kemasan, berbeda dari album sebelum nya, kita mengemas album ini dalam bentuk boxset yang berisikan bukan hanya kaset CD saja, ada kaos, ada slayer, ada produk andalan kita yaitu kopi "Momonon" ada stiker dan poster kita kemas jadi satu," Gojil mengakiri.