Artis Terjerat Narkoba

Steve Emmanuel Sengaja Larang Anak Datang Menjenguknya di Tahanan

Kerinduan yang mendalam dirasakan oleh artis peran Steve Emmanuel yang kini duduk di kursi terdakwa kasus narkoba.

Steve Emmanuel Sengaja Larang Anak Datang Menjenguknya di Tahanan
Tribunnews/Herudin
Terdakwa Steve Emmanuel (kiri) menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Senin (10/6/2019). Steve Emmanuel didakwa UU Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan masksimal seumur hidup atau hukuman mati karena tertangkap memiliki kokain seberat 92,04 gram di sebuah kondominum di kawasan Mampang Prapatan. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM - Kerinduan yang mendalam dirasakan oleh artis peran Steve Emmanuel yang kini duduk di kursi terdakwa kasus narkoba.

Bagaimana tidak, sejak mendekam di penjara, ia sama sekali belum pernah bertemu anaknya.

Untuk diketahui, Steve Emmanuel memiliki seorang anak dari hubungan cintanya bersama Andi Soraya.

"Ya saya hanya bisa tanya kabar anak dari ibunya saja. Belum banyak komunikasi," ucap Steve usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019).

Baca: Komunitas Motor Gede di Bandung Rencana Gelar Charity untuk Agung Hercules, Keluarga Malah Bingung

Baca: Jadi Mualaf, Dua Nama yang Disarankan Maruf Amin untuk Deddy Corbuzier

Steve Emmanuel sengaja melarang anaknya datang menjenguknya di rumah tahanan.

Ia tak ingin anaknya bersedih melihat kondisi ayahnya yang sedang berada di dalam penjara.

Baca: Bintang Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Tinggal di Indekos, Istrinya yang Wartawan Enggak Protes

"Belum sempat karena tidak boleh dan hari biasa dia sekolah," ucap Steve.

Sebelumnya, Steve didakwa Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Atas dakwaan itu, Steve dituntut pidana 13 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Steve Emmanuel Tanya Kabar Anak melalui Andi Soraya

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved