Kabar Artis
Ammar Zoni Ketakutan Mendekam di Lapas High Risk Nusakambangan: Lama-lama di Sini Gue Lumpuh
Ammar Zoni mengeluh dan ketakutan berada di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan.
Ringkasan Berita:
- Aditya Zoni mengungkapkan ketakutan sang kakak, Ammar Zoni selama mendekam di Lapas Nusakambangan.
- Ammar Zoni ditahan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan, Jawa Tengah.
- Buntut kasus peredaran narkoba dari dalam tahanan (Rutan Salemba). Ia juga telah divonis 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
TRIBUNNEWS.COM - Aktor Ammar Zoni kini ketakutan setelah menjalani penahanan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan, Jawa Tengah setelah terlibat kasus peredaran narkoba dan telah divonis 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Rasa khawatir dan takut mantan suami Irish Bella ini, turut diungkap oleh sang adik, Aditya Zoni saat menjadi bintang tamu dalam program Pagi Pagi Ambyar, Trans TV.
Aditya menyebut curhatan Ammar selama mendekam di lapas yang berstatus High Risk itu.
Ammar kini menempati sel khusus one man one cell.
Dalam sel tersebut diceritakan amat sempit.
Bapak dua anak ini, juga mengeluh ketika tidur badan atau kakinya harus menekuk.
Lantaran tinggi badan Ammar mencapai 187 cm, sehingga tempat tidur yang disediakan kurang mencukupi.
Bahkan pria yang sudah terlibat kasus narkoba sampai empat kali ini, mengaku sampai dibuat trauma karena ruangan sempit yang harus ditempati setiap harinya.
Blak-blakan, Ammar menyebut dirinya bisa lumpuh jika lama-lama berada dalam sel tersebut.
"Dia sempat cerita, katanya di dalam kamar sempit banget. Tidur kakinya harus nekuk banget, karena dia kan tingginya 187 cm."
"Dia bilang dia sangat trauma, dia juga bilang 'lama-lama kalau gue di sini udah lumpuh nih'," ucap Aditya menceritakan curhatan Ammar.
Baca juga: Ammar Zoni Alami Tekanan Mental di Nusakambangan, Keluarga: Dia Nggak Bisa Sendiri
Selain itu, untuk terdakwa yang menempati sel khusus tersebut tidak diperbolehkan keluar. Kecuali satu minggu sekali sesuai jadwal untuk bisa berada di bawah sorot matahari.
"Kalau high risk di dalam terus ya, nggak bisa keluar. Kalau keluarpun dikasih waktu satu minggu cuman sekali untuk kena matahari. Cuma dikasih waktu 10 menit," lanjutnya.
Sebagai adik, Aditya juga menceritakan kegiatan Ammar selama di dalam sel.