Penghinaan di Media Sosial

Setelah Pablo Benua, Rey Utami & Galih, Hotman Paris Ingatkan Satu Lagi Orang Akan Susul ke Penjara

Setelah Pablo Benua, Rey Utami & Galih, Hotman Paris Ingatkan Satu Lagi Orang Akan Susul ke Penjara

Setelah Pablo Benua, Rey Utami & Galih, Hotman Paris Ingatkan Satu Lagi Orang Akan Susul ke Penjara
TribunStyle.com/ Kolase/ dokumentasi/ Istimewa
Dari kiri: Hotman Paris Hutapea, Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami 

TRIBUNSTYLE.COM -  Sambil jarinya diarahkan ke kamera, Hotman Paris Hutapea ingatkan akan ada satu orang lagi menyusul ke penjara setelah Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua dalam kasus bau ikan asin. 

"Hati-hati! Harusnya 4 orang, kurang satu lagi," tegas Hotman Paris Hutapea. Apakah yang dimaksud Hotman Paris Hutapea adalah Barbie Kumalasari, istri Galih Ginanjar seperti ramai dalam rumor? Entahlah! 

 Polemik 'ikan asin' hingga kini makin berbuntut panjang.

Mengenai hal itu, polisi kini masih melakukan penyidikan mengenai saksi-saksi dan video 'ikan asin'.

Disisi lain, pengacara kondang Hotman Paris justru menyebutkan jika masih ada pihak lain yang terlibat dalam video 'ikan asin' itu.

Hal tersebut disampaikan Hotman Paris melalui akun Instagramnya @hotmanparisofficial pada Jumat (19/7/2019).

 Hotman Paris Hutapea Diam-diam Idolakan Ustaz Abdul Somad, Ternyata Ini Kutipan UAS Paling Dia Suka

 Tangis Nia April Ceritakan Masalah dengan Pablo Benua, Hotman Paris Siapkan Pengacara Tanpa Bayaran

Hotman Paris mengunggah video dirinya yang mengatakan akan ada empat tersangka dalam kasus ' ikan asin' ini.

"Halo saya baru pulang disambut oleh mobil kebanggaan saya," sapa Hotman Paris.

"Kasus Fairuz sekiranya tim kuasa hukumnya tidak terlalu banyak waktu nyinyir sama saya, nasib para terlapor tidak akan seperti sekarang,"

Hotman pun meyakini jika masih ada satu pihak yang nantinya akan menjadi tersangka.

HALAMAN 2 ===========>

Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved