Museum Bumi Manusia di Desa Gamplong Baru Saja Diresmikan

Para pemain dan tim produksi film Bumi Manusia baru saja meresmikan Museum Bumi Manusia di kawasan Gamplong, dekat Studio Alam Gamplong.

Museum Bumi Manusia di Desa Gamplong Baru Saja Diresmikan
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Hanung Bramantyo dan Ibu Astuti saat melakukan pemotonga pita di Museum Bumi Manusia, Studio Alam Gampling, Kulonprogo, Jogjakarta, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para pemain dan tim produksi film Bumi Manusia baru saja meresmikan Museum Bumi Manusia di kawasan Gamplong, dekat Studio Alam Gamplong.

Lokasi yang dijadikan museum adalah setting rumah Nyai Ontosoroh.

Pemotongan pita dilakukan oleh Hanung Bramantyo selaku sutradara film dan Astuti putri dari Pramoedya Ananta Toer.

"Nama museum nya sebenernya museum Bumi Manusia, ini kan bukan untuk komersil, dan saya minta izin bu Astuti," kata Hanung Bramantyo di Studio Alam Gamplong, Kulonprogo, Jogjakarta, Selasa (13/8/2019).

Ia menegaskan tak ada komersialisasi dalam museum tersebut. Sebab, menurut Hanung, lokasi yang dijadikan museum Bumi Manusia, bukanlah tanah miliknya.

Baca: Hanung Bramantyo Mengaku Tak Bisa Tidur Jelang Premier Film Bumi Manusia

"Kita minta izin untuk bersihkan (rumah) dan kita siapkan untuk jadi musem. Ini bukan tanah pribadi saya, dan saya nggak kepentingan apa-apa," ujar Hanung.

Baca: Mawar de Jongh Menangis Saat Sambangi Setting Lokasi Film Bumi Manusia

Kini museum Bumi Manusia resmi dibuka untuk umum, untuk para pengunjung yang ingin melihat-lihat setting rumah Nyai Ontosoroh dan Annelis Mallemar dibatasi 10 orang tiap 30 menit untuk masuk ke dalam.

Hal tersebut dikarenakan bangunan tersebut tidak kuat menahan banyak orang secara bersamaan.

Penulis: bayu indra permana
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved