Jadi Diri Sendiri di Album Ketiganya, Isyana Sarasvati Siap Tanggung Risiko
Isyana Sarasvati meluapkan ekspresinya secara tulis dan jujur di album ketiga.
Penulis:
Nurul Hanna
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isyana Sarasvati sempat merasa gugup saat proses penggarapan album ketiganya. Jantungnya berdegup.
Namun, kegugupan Isyana Sarasvati tak melebihi rasa bahagianya dalam benaknya. Sebab, album tersebut merupakan ekspresinya yang diungkapkan secara jujur.
“Deg-degan pasti ada, tapi aku lebih kepada bahagia, aku senang sama karyaku di album ketiga ini, aku lebih bisa mengekspresikan Isyana yang sebenarnya,” katanya dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).
Baca: Rilis Single Untuk Hati yang Terluka, Isyana Saravati: Ini Lagu Aku Banget
Baca: Kelakuan Vanessa Angel Bikin Malu, Ayahnya Tetap Sayang
Baca: Kesal Disemprot Nikita Mirzani, Elza Syarief Sindir Profesionalitas Hotman Paris sebagai Advokat
Bahkan, ia merasa harus menanggung risiko, jika single maupun album terbarunya tak disukai semua orang.
“Aku tahu, aku menanggung resiko. Namun yang penting bagi seorang seniman, kita bahagia enggak sama karyanya. Aku jujur dan tulus dari dalam hatiku, apapun responnya nanti,” katanya.
Baca: Rilis Singel Anyar, Widi Nugroho Penginnya Terakhir Kali Bikin Lagu Baper-baperan
Menurut perwakilan label Sony Music, lagu demo yang telah dikirim Isyana mengingatkan kepada sosok Isyana saat awal memulai karirinya.
Isyana memang lekat dengan musik klasik. Mereka pun membebaskan pelantun ‘Keep Being You’ itu untuk menjadi diri sendiri.
“Teringat awal mula kami, kepo-in Isyana, kita kepo Instagramnya dan Youtobe-nya, ternyata memang base Isyana klasik, ya ini the real Isyana,” kata Hedi Iskandar, selaku A&R Sony Music Entertainment Indonesia dalam jumpa pers.
Setelah terakhir kali merilis single song pada 2017 lalu, kini Isyana merilis single berjudul Untuk Hati yang Terluka.
Single pengantar ke album ketiga ini, ia buat di saat merasa terpuruk.
Melalui lagu ini pula, ia ingin memberi semangat kepada pendengar.
“Ini bukan lagu sedih, kalau ditelaah lagi liriknya empowering dan pengen membangkitkan lagi semangat orang yang terluka. Aku sendiri orangnya introvert dan kaku, orang tahunya aku ceria,” ujar wanita 26 tahun itu.
Isyana Sarasvati juga sengaja menggandeng Gerald Situmorang sebagai produser pada single ini.
Kerja sama dengan Gerard Situmorang merupakan keuntungan tersendiri bagi Isyana. Sebab ia bisa ikut turun tangan lebih jauh dalam penggarapan single.
“Kayak kalau ada yang bisa aku sampaikan, aku gatel ya langsung aku bilang, bahkan samperin ke rumahnya,” katanya.