Baim Wong Kabarnya Mangkir dari Panggilan Polisi, Ini Kata Pengacaranya

Baim Wong dikabarkan mangkir dari panggilan polisi terkait kasus penipuan. padahal hari ini, Baim Wong, dijadwalkan jalani BAP terkait penipuan.

Baim Wong Kabarnya Mangkir dari Panggilan Polisi, Ini Kata Pengacaranya
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Baim Wong dan Paula Verhoven saat ditemui di acara HUT ke-16 Insert di Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baim Wong dikabarkan mangkir dari panggilan polisi terkait kasus penipuan yang dituduhkan manajemen artis QQ Production.

Jamaludin, pengacara Baim Wong, menegaskan bahwa kliennya tidak menghindari panggilan polisi untuk jalani BAP.

Baim Wong sebelumnya mendapat panggilan untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus penipuan yang dilaporkan oleh manajemen artis QQ Production.

“Enggak, kita tidak hadir bukan karena kita tidak menghargai panggilan polisi. Negara ini negara hukum kok. Kalau mas Baim dua kali tidak hadir, itu akan diciduk paksa karena tidak memenuhi panggilan polisi,” kata Jamaludin, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (23/9/2019).

Menurut Jamaludin, Baim Wong belum mengetahui terkait surat pemanggilan yang dilayangkan padanya. Ia juga belum berkodinasi lebih jauh dengan kliennya.

Baca: Hari Ini Harusnya Diperiksa Polisi Terkait Kasus Penipuan, Baim Wong Mangkir

Baca: Terlibat Konflik dengan Barbie Kumalasari, Billy Syahputra: Capek Dikejar Masalah

Baca: Ruben Onsu Ingin Ke Amerika Serikat Bareng Barbie Kumalasari

“Saya sendiri enggak tahu kalau ada pemanggilan, karena mas Baim tidak menyampaikan kepada saya. Saya juga tidak mendapat informasi dari penyidik kalau mas Baim mendapat pemanggilan,” tambahnya.

Sebelumnya, manajemen artis QQ Production melaporkan Baim dan Lucky ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan dengan surat laporan bernomor LP/2688/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 2 Mei 2019.

Dalam laporan itu Baim dan Lucky disebut merugikan secara imateril dan materil sebesar Rp 100 juta.

Baim dan Lucky disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Halaman
12
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved