Dari Jepang Sutradara Joko Anwar Berharap SDM Perfilman Indonesia Makin Banyak dan Bermutu

Sutradara Joko Anwar (43) melihat perfilman Indonesia sangat bagus saat ini namun masih lemah di bidang sumber daya manusia (SDM).

Dari Jepang Sutradara Joko Anwar Berharap SDM Perfilman Indonesia Makin Banyak dan Bermutu
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sutradara Joko Anward (43) saat acara tanya jawab setelah penayangan filmnya Mother's Love di acara Tokyo International Film festival (TIFF), Sabtu (2/11/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sutradara Joko Anwar (43) melihat perfilman Indonesia sangat bagus saat ini namun masih lemah di bidang sumber daya manusia (SDM).

"Perfilman Indonesia mungkin sudah lebih bagus dari Jepang dalam hal bisnis. Banyak sekali pecinta film Indonesia saat ini sehingga menguntungkan," ungkap Joko kepada Tribunnews.com.

Menurut Joko Anwar, perfilman Indonesia saat ini tengah mengalami peningkatan dengan penjualan film per tahun sekitar Rp 53 miliar bila dibandigngkan beberapa tahun lalu hanya sekitar Rp 30 miliar.

"Kita kekurangan SDM di Indonesia. Jadi pendidikan SDM di dunia perfilman sangat penting agar jumlah orangnya juga bertambah banyak," kata Joko Anwar.

Sutradara Joko Anwar di antara dua poster promosi filmnya di Tokyo International Film festival (TIFF), Sabtu (2/11/2019).
Sutradara Joko Anwar di antara dua poster promosi filmnya di Tokyo International Film festival (TIFF), Sabtu (2/11/2019). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Dengan kurangnya SDM bidang perfilman sebenarnya menurut Joko Anwar, membuka kesempatan bagi lembaga pendidikan untuk mencetak SDM lebih banyak lagi.

"Ya mungkin saja menguntungkan kalau buka lembaga pendidikan di bidang perfilman asalkan tentu yang bermutu ya," kata dia.

Baca: Ketika Sutradara Joko Anwar Ditanya Penonton Jepang Soal Kasus Penculikan Anak-anak di Indonesia

Baca: Sesudah Perempuan Tanah Jahanam, 2 Film Horor Lokal Siap Teror Bioskop Indonesia Bulan November 2019

Film Jepang saat ini menurutnya mengalami kesulitan pemasaran karena jumlah SDM di Jepang yang semakin sedikit. Maka masyarakat beralih kepada tontonan di televisi.

Sementara film Joko Anwar berjudul “Mother’s Love” yang diproduksi HBO memang untuk konsumsi televisi.

Sutradara Joko Anwar kelahiran Medan 3 Januari 1976 sedang berhadapan dengan para fansnya di Tokyo Jepang untuk difoto, Sabtu (2/11/2019).
Sutradara Joko Anwar kelahiran Medan 3 Januari 1976 sedang berhadapan dengan para fansnya di Tokyo Jepang untuk difoto, Sabtu (2/11/2019). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Film Mother’s Love akan ditayangkan lewat BS Channel 10 di Jepang tanggal 10 November mendatang.

"Ayo teman-teman Indonesia di Jepang nonton ramai-ramai ya film saya di televisi Jepang 10 November mendatang," ajak Joko Anwar kepada para penonton Indonesia saat acara tanya jawab seusai penayangan filmnya di acara Tokyo International Film Festival (TIFF), Sabtu (2/11/2019) malam.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved