Klarinet Muda Kelas Dunia dari Indonesia Kembali Mentas di Jakarta

Sean kelahiran 28 Febuari 2007 lanjut Bambang akan memainkan sebanyak 4 buah lagu untuk memperkenalkan alat musik klarinet pada penikmat klasik

Klarinet Muda Kelas Dunia dari Indonesia Kembali Mentas di Jakarta
HandOut
Klarinet muda Sean Nicholas Alexander (tengah) bersama Sean Nicholas Alexander di Warung Tekko, Gambir, Jakarta, Sabtu (11/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Klarinet muda kelas dunia asal Indonesia, Sean Nicholas Alexander, kembali akan menggelar '3rd clarinet recital' di Balai Resital Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta pada Sabtu (28/3/2020) mendatang.

Menurut, Bambang Witono, ayah Sean, putranya akan menggelar konser selama kurang lebih 1,5 jam dengan dengan memainkan lagu utama weber clarinet quintet yang belum pernah dimainkan secara utuh di Indonesia semenjak tahun 1815 silam.

Sean kelahiran 28 Febuari 2007 lanjut Bambang akan memainkan sebanyak 4 buah lagu yang meliputi weber clarinet qiuntet, weber clarinet concertino, mozart clarinet quintet serta Mendelsen masing-masing berdurasi sekitar 30 menit.

Digelarnya 3rd clarinet recital di Jakarta bagi Sean yang pernah mengikuti chambert concert di Tokyo Jepang pada Juni 2017 lalu adalah sebagai ajang untuk memperkenalkan alat musik klarinet pada penikmat klasik di Indonesia sekaligus mempertunjukan skill bermain clarinet tingkat tinggi.

"Lagu-lagu yang akan dibawakan pada 3rd clarinet memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan belum ada clarinetist di tanah air yang memainkan seluruh lagu secara utuh," jelas Sean Nicholas Alexander di Gambir, Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Seperti diketahui sebelumnya, Sean mengawali pendidikan musiknya semenjak usia 3 tahun di Sekolah Musik Yamaha Indonesia di bawah asuhan Merdi Cia dan Rita Susilowati.

Sean mempelajari alat musik clarinet semenjak tahun 2014 di bawah arahan mentornya Nino Ario Wijaya. Secara berkala, Sean juga berguru kepada Mr. Ma Yue, principal clarinet Singapore Symphony Orchestra (SSO) yang juga merupakan pengajar senior di Yong Siew Toh Conservatory of Music.

Pada Januari 2015 untuk pertama kalinya Sean tampil sebagai pemain clarinet pada konser JOC Yamaha.

Selain menjadi anggota Grenadilla Clarinet Community, Sean juga bergabung menjadi anggota Trinity Youth Symphony Orchestra pimpinan Dr. Nathania Karina. Pada tahun 2016, Sean lolos audisi dan berkesempatan tampil pada konser 'The Joy of Music' dan 'Simfoni Pemuda' di bawah baton konduktor Addie MS, menjadi musisi termuda pada gelaran orchestra tersebut.

Tidak hanya tampil di Indonesia, pada Juni 2017 lalu, Sean juga tampil pada Chamber Concert di Tokyo Jepang dibawah arahan clarinetist Jepang dari Ishimori Tokyo, Atsushi Uchiyama. Sean juga sempat mengikuti Mass Clarinet Choir di event Spore Clarinet Festival di NAFA Spore pada Juli 2016.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved