Sering Konsumsi Minuman Latte Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Minuman latte bisa jadi favorit di kedai kopi. Banyak orang memesannya. Namun, kandungan gula dalam minuman ini relatif tinggi.

Sering Konsumsi Minuman Latte Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes
TRIBUN LAMPUNG/ PERDIANSYAH
Green tea latte (teh hijau latte) dan kopi Caramel Macchiato. 

TRIBUNNEWS.COM - Minuman latte bisa jadi favorit di kedai kopi. Banyak orang memesannya. Namun, kandungan gula dalam minuman ini relatif tinggi.

Konsumsi minuman yang mengandung gula, termasuk softdrink, jus, dan juga kopi susu seperti latte, diketahui dapat meningkatkan risiko diabetes melitus.

Demikian menurut tim peneliti dari Harvard T.H Chan School of Public Health.

Temuan mereka menyebutkan, konsumsi minuman-minuman manis itu membuat risiko terkena diabetes "moderat".

Baca: 9 Bahan Dapur Untuk Melawan Penyakit Diabetes, Kayu Manis, Lidah Buaya Hingga Jambu Biji

Baca: Vino G Bastian Berduka, Ibunya Meninggal Karena Komplikasi

Baca: Raline Shah Buka Kedai Kopi di Kebayoran Baru

Penelitian itu dilakukan dengan melacak asupan minuman manis pada 192.000 partisipan selama 26 tahun.

Status kesehatan para responden diteliti setiap 4 tahun sekali.

Menurut konselor nutrisi pada diabetes, Alexis Elliott, banyak orang tidak menyadari berapa banyak gula yang terdapat dalam sekaleng soda atau minuman lain.

Berikut adalah berapa kandungan gula dalam minuman favorit banyak orang, seperti dikutip dari Healthline:

- Satu kaleng coca cola berukuran 350 ml mengandung 39 gram gula.

Rainbow Latte Art di Black Canyon Coffee Tunjungan Plaza 3 Surabaya
Rainbow Latte Art di Black Canyon Coffee Tunjungan Plaza 3 Surabaya (SURYA/MONICA FELICITAS)

- Satu gelas jus buah berukuran 375 ml mengandung 30.9 gram gula.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved