Penghinaan di Media Sosial

Disangka Hamil, Rey Utami Jelaskan Tubuhnya Gemukan karena Frustasi

Rey Utami terlihat lebih berisi selama mendekam di dalam penjara Polda Metro Jaya terkait kasus ikan asin atau penghinaan di media sosial.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Penampilan Pablo Benua dan Rey Utami saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senij (27/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Rey Utami terlihat lebih berisi selama mendekam di dalam penjara Polda Metro Jaya terkait kasus ikan asin atau penghinaan di media sosial.

Banyak yang mengira kalau Rey Utami sedang hamil. Namun Rey Utami menampik kalau ia sedang berbadan dua.

Tubuhnya yang lebih terlihat besar karena ia mengalami kenaikan berat badan selama menghadapi kasus pencermaran nama baik yang dilaporkan Fairuz A Rafiq.

“Itu (kehamilan) enggak benar sama sekali, ini karena berat badan saya yang gemuk, memang iya, ada kenaikan berat badan memang benar,” ucap Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Baca: Sidang Ditunda, Terdakwa Kasus Ikan Asin Akan Siapkan Saksi Meringankan

Baca: BCL Masih Berduka, Anang Hermansyah dan Ashanty Lihat Persiapan Tahlilan Hari ke-7

Baca: Setelah Dengar Dakwaan Jaksa, Nikita Mirzani Membayangkan Serunya Proses Sidang

Rey menyebutkan berat badannya naik karena untuk mengatasi stres di dalam penjara dan proses hukum ini ia jadi lebih banyak makan.

“Tapi itu karena stres, frustasi, daripada saya berbuat yang enggak-enggak lebih baik makan,” kata Rey Utami.

Selain itu Rey Utami juga gemar makan di malam hari karena ia menjalankan puasa, sehingga kalap usai waktu buka puasa.

“Aku makan malam dan sahur jadi ya di situ gemuknya, pada saat buka puasa makan, tengah malamnya makan lagi ya mungkin dari situ,” ungkap Rey Utami.

Baca: Sebelum Tahu Ashraf Meninggal dan Berusaha Membangunkan, BCL: Kamu Tidurnya Nyenyak Banget Sih

Tapi Rey Utami santai saja dengan kondisi berat badannya yang naik.

Menurut istri Pablo Benua urusan menurunkan berat badan bisa dilakukan saat nanti sudah keluar penjara.

“Jadi ya enggak apa-apa lah gemuk nanti kalau sudah keluar bisa olahraga lagi,” pungkas Rey Utami.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved