Didi Kempot Meninggal Dunia
Pelayat Didi Kempot Diminta Cuci Tangan dan Diperiksa Suhu Tubuh
Para pelayat wajib memakai masker, mencuci tangan, dan diperiksa suhu tubuhnya saat akan memasuki rumah duka Didi Kempot.
Laporan Wartawan Tribunnews.con, Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Protokol penanganan penyebaran Covid-19 tetap dilakukan di kediaman rumah duka Didi Kempot di Desa Majasam, Kecamatan Kendal, Ngawi.
Para pelayat wajib memakai masker, mencuci tangan, dan diperiksa suhu tubuhnya saat akan memasuki rumah duka.
Tampak tulisan 'wajib memakai masker' ditempel di beberapa dinding dekat rumah almarhum Didi Kempot.
Selain itu, telah tiba empat orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi dan Puskesmas Kendal.
Mereka berjaga di depan pintu masuk dan memeriksa setiap pelayat yang datang.
Baca: Potret Keluarga Didi Kempot, Tinggalkan Seorang Istri dan Satu Anak Perempuan
Baca: Foto-foto Suasana Rumah Duka Didi Kempot di Ngawi, Ramai Pelayat
Para petugas kesehatan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap pelayat.
Pantauan di lapangan, saat ini ratusan pelayat telah merapat ke rumah duka.
Bukan hanya warga sekitar, tetapi juga Sobat Ambyar sebutan untuk penggemar Didi Kempot.
Jenazah Didi Kempot saat ini sedang dalam perjalanan dari Solo menuju rumah duka.
Rencananya, jenazah Didi Kempot akan dimakamkan di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.
Paman Didi Kempot, Sukur mengungkapkan alasan kenapa Didi Kempot dimakamkan di Desa Majasem.
Tak lain, karena istri Didi Kempot yang meminta sang suami dimakamkan di Desa Majasem.
Baca: Didi Kempot Wafat, Nella Kharisma Ucap Bye, Via Vallen Bongkar Firasat Malam Harinya: Ga Kayak Biasa
Baca: Situasi Terkini di Rumah Duka Didi Kempot di Ngawi, Pelayat Datang Memakai Masker
"Rumah di Desa Majasem adalah rumah jujukan (tujuan), ini kan rumah istrinya," kata Sukur.
Sementara rumah di Kedunggalar adalah rumah milik orangtua Didi Kempot.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/para-pelayat-didi-kempot.jpg)