Breaking News:

Di Penjara, Sandy Tumiwa Belajar Mengampuni Diri Sendiri

Pesinetron Sandy Tumiwa bersyukur sudah bebas dari penjara, usai jalani hukuman atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba.

Daniel Ahmad/Grid.ID
Sandy Tumiwa saat ditemui tim Grid.ID di jumpa pers kebebasannya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, (30/7/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM - Pesinetron Sandy Tumiwa bersyukur sudah bebas dari penjara, usai jalani hukuman atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba.

Selama lebih dari setahun mendekam di penjara, Sandy Tumiwa merasa banyak sekali pembelajaran yang diperolehnya.

"Salah satu dan terpenting pembelajaran yang saya terima adalah menerima dan ikhlas," kata Sandy Tumiwa di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020) sore.

Baca: Bebas dari Penjara, Sandy Tumiwa Berharap Lebih Baik

Sandy Tumiwa menilai semua perilakunya dulu sebelum masuk penjara banyak salahnya.

Penjara, menurut dia, jadi tempat yang baik baginya untuk introspeksi diri.

"Ikhlas itu kayak kita melihat ke belakang, itu namanya ikhlas. Artinya kita harus bisa menerima kondisi apa yang terjadi dalam hidup kita," ucapnya.

Sandy Tumiwa saat ditemui tim Grid.ID di jumpa pers kebebasannya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, (30/7/2020).
Sandy Tumiwa saat ditemui tim Grid.ID di jumpa pers kebebasannya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, (30/7/2020). (Daniel Ahmad/Grid.ID)

Selama didalam penjara, mantan suami Tessa Kaunang hanya bisa pasrah dan ikhtiar, menyerahkan dirinya kepada Allah SWT, dengan taat beribadah.

Oleh karenanya, selama berada di penjara, Sandy hanya mampu menyalahkan diri sendiri dan bangkit dari keterpurukan.

Baca: Sang Bunda 5 Kali ke Rumah Sakit Sebelum Meninggal, Keluarga Menuding karena Pikirkan Sandy Tumiwa

"Pertama adalah mengampuni. Saya harus bisa mengampuni orang lain dan diri saya atas kesalahan saya, akhirnya saya bisa legowo ke depannya," jelasnyam

Lebih lanjut, selain ikhlas, pembelajaran yang terpenting selama berada didalam penjara adalah Sandy Tumiwa bisa menghargai setiap perbedaan manus8am

"Saya merasa dapat hal penting seperti toleransi, yakni menghargai satu sama lain, dan satu lagi adalah bagaimana menerima apa yang terjadi," ujar Sandy Tumiwa.

Editor: Willem Jonata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved