Breaking News:

Tak Manggung Selama Pandemi Covid-19, Dinar Candy Dapat Andalkan Endorse, Dapat Ratusan Juta

DJ Dinar Candy (27) mengaku mengandalkan hasil endorse selama pandemi covid-19, karena jadwal manggungnya banyak batal.

Tribunnews/Herudin
Dj Dinar Candy berpose saat ditemui usai menghadiri acara di sebuah stasiun televisi di Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2020). Dinar Candy saat ini berencana membeli mobil sport yang ia idamkan dengan uang tabungan miliknya. Bahkan, Dinar Candy sudah melihat-lihat beberapa merek mobil sport. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA - Pandemi covid-19 membuat para artis dan selebritis Indonesia kehilangan pemasukan, karena pekerjaannya terkena dampak yang luar biasa.

Seniman, musisi, aktor, aktris, sampai penyanyi tak bisa bekerja seperti biasa karena semua pekerjaan harus ditunda karena tak dapat izin keramaian, atah bahkan dibatalkan penyelenggara.

Namun, bagi artis terkenal atau beken masih mendapatkan pemasukan dari endorse produk di media sosialnya, dengan berbagai tarif yang ditentukan.

Endorse yang berasal dari kata endorsement adalah sebuah kegiatan mempromosikan sebuag produk secara online.

Disc Jockey (DJ) Dinar Candy (27) mengaku mengandalkan hasil endorse selama pandemi covid-19, karena jadwal manggungnya ditempat hiburan malam banyak dibatalkan.

Dinar Candy menceritakan tarif endorsenya yang ia pasang, jika ada produk yang meminta jasanya mempromosikan di akun media sosial.

"Kalau tarif tergantung ya. Ya beragam lah," kata Dinar Candy ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2020).

Baca: Kembali Buat Onar, Barbie Kumalasari Tiba-Tiba Semprot Dinar Candy Hanya karena Hal Ini

Baca: Masuki Masa New Normal, Dinar Candy Bayangkan Bakal Bangkrut karena Tak Berani Nge-DJ Selama Setahun

Dinar Candy ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2020).
Dinar Candy ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Wanita kelahiran Bandung, 21 April 1993 itu menjelaakan kalau endorse produk berupa foto dan video berbeda tarifnya.

"Tergantung aku tuh misal satu video posting di feed instagram tarifnya Rp 12-20 juta. Kalau satu foto sekitar Rp 8-10 juta, instagram storu Rp 2 juta," jelasnya.

"Kadang insta story aja ada yang minta selama sebulan," tambahnya.

Selama ini, wanita bernama asli Dinar Miswari paling sering menerima endorse skincare yang banyak memberinya pemasukan yang besar.

"Skincare itu kontraknya kayak dua bulan bisa berapa ratus juta gitu tapi kita gak boleh terima endors lain gitu," ucapnya.

Lebih lanjur, Dinar Candy mengaku selama pandemi pemasukannya dari endorse produk tak terlalu banyak, tapi masih sampai ratusan juta.

"Kalau sekarang sekitar Rp 100 jutaan. Kalau dulu sebelum pandemi, dari ngeDJ dan endorse bisa sampai dapet Rp 300-400 juta. Kalau sekarang Rp 80-100 juta, apalagi pas puasa kemarin turun banget tuh pendapatan bulanan," ujar Dinar Candy. (Arie Puji Waluyo)

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved