Terbayang Dipenjara Bikin Vanessa Angel Mumet, Ada Dua Hal Jadi Beban Pikiran, Ini Janjinya ke Hakim
Sidang Kasus kepemilikan dan penyalahgunaan psikotropika yang menjeratnya benar-benar menyita tenaga dan pikiran Vanessa Angel.
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Sidang Kasus kepemilikan dan penyalahgunaan psikotropika yang menjeratnya benar-benar menyita tenaga dan pikiran Vanessa Angel.
Apalagi saat ini pandemi covid-19 meluluhlantahkan finansial keluarganya. Beberapa usaha mereka mandek.
Belum lagi bayangan di kepala Vanessa Angel seandainya hakim menjatuhkannya vonis penjara.
Diketahui, oleh jaksa, Vanessa Angel sebelumnya dituntut enam bulan penjara dan denda Rp 10 juta.
Makanya, ia benar-benar menaruh harapan agar hakim menjatukan vonis jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa.
Sebab, Vanessa Angel ingin kembali beraktivitas di dunia entertainment untuk membantu suaminya, Bibi Ardiansyah, dalam urusan finansial keluarga.
Sembari menangis, Vanessa Angel mengatakan bahwa saat ini beberapa bisnis keluarganya sedang bangkrut.
Baca juga: Vanessa Angel Akui Kesalahannya Saat Beli Psikotropika Jenis Xanax di Surabaya Tahun Lalu
"Semoga setelah ini saya bisa kembali bekerja di dunia entertain untuk membantu perekonomian keluarga yang sedang bangkrut," kata Vanessa Angel dalam pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/10/2020).
"Semoga saya bisa membantu suami saya," terangnya.

Beberapa waktu lalu Bibi Ardiansyah menceritakan bahwa saat ini bisnisnya sedang stop karena pandemi Covid-19.
Usahanya di Tanah Abang terpaksa berhenti dan berpengaruh pada keungannya.
Bahkan Bibi harus menjual beberapa barang pribadinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti jam tangan dan sepeda.
Baca juga: Bacakan Pledoi, Vanessa Angel Alasan Konsumsi Xanax, Dasarnya Resep Dokter
Kasus hukum yang saat ini menjerat Vanessa membuat pemasukannya minim karena Vanessa tak bisa leluasa bekerja di dunia entertainment.
Cemaskan anak
Vanessa Angel cemas apabila hakim menjatuhkan vonis yang membuatnya harus mendekam di penjara terkait penyalahgunaan psikotropika.