Agar JKT48 Tak Bubar, Bertahan Saat Pandemi, Manajemen Kurangi Member dan Staff, Siapa yang di PHK?
JKT48 terancam bubar karena dampak pandemi covid-1. Manajemen membuat langkah besar dengan melakukan pengurangan member dan staff.
Beberapa kegiatan seperti pertunjukkan theater dan handshake event tak bisa dilaksanakan secara normal akibat pandemi Covid-19.
"Hari ini ada pengumuman penting yang akan disampaikan. Karena efek Covid-19 di Indonesia, kegiatan JKT48 menjadi sangat sulit dijalankan sejak akhir bulan Maret," ujar Melody Nurramdhani Laksani, dikutip Tribunnews.com, Rabu (11/11/2020).
"Pertunjukkan theater sempat dihentikan, handshake event dibatalkan, dan banyak lagi hal yang membuat kegiatan JKT48 menjadi terbatas," lanjutnya.
Melody membeberkan bahwa manajemen dan beberapa pihak terkait sempat terpikir untuk membubarkan idol group yang sudah berjalan selama 9 tahun itu.
Baca juga: Profil dan Perjalanan Karier Benyamin Sueb, Anggota Melody Boys yang Nyanyikan Lagu-lagu Hits
"Beberapa waktu terakhir tim manajemen dan stakeholder terus menerus melakukan diskusi, apakah sudah benar-benar tidak ada cara lain untuk JKT48 selain bubar? Apakah JKT48 yang sudah bertahan selama 9 tahun harus berhenti sampai disni? Apakah group yang sudah didukung banyak orang harus selesai di sini?," beber Melody.
Mantan member JKT48 itu juga tak bisa memungkiri selama pandemi Covid-19, JKT48 mengalami kerugian yang cukup besar.
Usai pengumuman tersebut diunggah menejemen JKT48, tagar #KamiBersamaJKT48 menjadi trending di Twitter.
Curhat dan Tangisan Member
Beberapa member dan mantan member menyampaikan perasaan mereka setelah mendengar hal tersebut.
Tak sedikit yang mengaku menangis setelah mendengar kabae mengejutkan itu.
Dua mantan member JKT48 yakni Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48.
Kedua mantan member tim J itu mengaku kaget dan sedih atas apa yang terjadi pada rumah lama mereka itu.
Melalui sosial media Twitter, Shania mengaku sedih melihat JKT48 berada di masa sulit. Ia sadar bahwa tempat ia berkarir dulu harus melakukan yang terbaik agar terhindar dari kemungkinan terburuk yaitu bubar.
"Denger cerita orang-orang selama masa pandemi tuh beneran sedih. Denger kabar rumah aku (JKT48) dulu kena imbas juga, jadi mellow banget," tutur Shania Junianatha dalam Twitternya, Selasa (10/11/2020).
"Bener-bener jadi sadar ya di tempat kita sekarang berpijak tuh bener-bener harus lakuin yang terbaik, karena kita gatau hari esok akan seperti apa #KamiBersamaJKT48," lanjutnya.
Profil Singkat JKT48
JKT48 adalah grup idola pertama asal Indonesia ini dibentuk pada tahun 2011.
JKT48 adalah idol group saudari bentukan 48Group (Vernalossom Co., Ltd./Kabushiki-gaisha Vernalossom) bermitra dengan PT. Dentsu Inter Admark Media Group Indonesia (sebagai agensi dan manajemen penaung) yang pertama di Asia Tenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/idol-group-jkt48-f102.jpg)