Sabtu, 30 Mei 2026

JKT48 Terancam Bubar, Kena Dampak Pandemi Covid-19, Ini Penjelasan Lengkap Melody Sang Manajer

Kabar kurang sedap datang dari idol group JKT48. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal Maret membuat idol group tersebut goyah.

Tayang:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Salah satu penampilan member JKT48. Member idol ini diterpa kabar kurang sedap datang. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal Maret membuat idol group tersebut goyah dan terancam bubar. 

JKT48 membuat langkah besar dengan melakukan pengurangan member dan staff akibar pandemi Covid-19.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari agar idol group yang sudah berjalan selama 9 tahun itu tidak bubar.

Saat ini member JKT48 termasuk dengan tim trainee berjumlah 70 orang, sementara staff JKT48 berjumlah 50 orang.

"Setelah berdiskusi terus menerus, ada satu cara agar JKT48 terus bertahan, cara itu adalah pengurangan jumlah member dan staff JKT48, agar group ini tidak bubar," ucap Melody Nurramdhani Laksani dalam channel YouTube JKT48, dikutip Rabu (11/11/2020).

"Kami berencana melakukan perubahan dalam skala besar, atau restrukturisasi dalam group ini. Dan ini adalah keputusan yang sangat berat," ungkapnya.

Anggota JKT48 saat peluncuran single original berjudul Rapsodi, di Jakarta, Rabu (22/1/2020). 16 Anggota posisi teratas JKT48 membawakan single original pertama setelah delapan tahun mereka membawakan lagu-lagu saduran dari sister grup, AKB48. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota JKT48 saat peluncuran single original berjudul Rapsodi, di Jakarta, Rabu (22/1/2020). 16 Anggota posisi teratas JKT48 membawakan single original pertama setelah delapan tahun mereka membawakan lagu-lagu saduran dari sister grup, AKB48. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Melody menjelaskan keputusan menejemen untuk tidak membubarkan JKT48 karena idol group tersebut memiliki tujuan yang jelas, yakni memberikan energi positif untuk para fans.

Meskipun dalam kondisi yang sulit sekalipun, JKT48 ingin tetap memberikan energi positif yang sangat dibutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Di tengah tekanan tersebut, kami terus menerus berpikir tentang arti dari keberadaan group ini. Pada akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa kami ada untuk memberikan energi dan semangat untuk orang-orang di Indonesia," tutur Melody.

"Justru di masa pandemi inilah kami harus hadir memberikan semangat agar orang-orang bisa mengangkat kepala dari keterpurukan dan terus berjuang untuk masa depan," terangnya.

Baca juga: Selama di Rumah Saja Skill Masak Melody Nurramdhani Laksani Bertambah, Bahkan Selevel Chef

Baca juga: Kaleidoskop 2019, Haruka Nakagawa eks JKT 48 Ungkap Soal Masa Lalu yang Pilu: Maaf Selama Ini Bohong

Member JKT48 ditemui pada jumpa pers perilisan single terbaru mereka berjudul High Tension di Theater JKT48, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).
Member JKT48 ditemui pada jumpa pers perilisan single terbaru mereka berjudul High Tension di Theater JKT48, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019). (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

Profil Singkat JKT48
JKT48 adalah grup idola pertama asal Indonesia ini dibentuk pada tahun 2011.

JKT48 adalah idol group saudari bentukan 48Group (Vernalossom Co., Ltd./Kabushiki-gaisha Vernalossom) bermitra dengan PT. Dentsu Inter Admark Media Group Indonesia (sebagai agensi dan manajemen penaung) yang pertama di Asia Tenggara.

JKT48 merupakan grup saudari AKB48 yang pertama yang berada di luar Jepang.

Mengadopsi konsep AKB48 yaitu "Idol Who Comes to Meet You".

JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Theater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta.

Baca juga: Cari Kegiatan di Masa Pandemi, Haruka Nakagawa Mengecat Rumah, Diakuinya Bikin Bahagia

Baca juga: Viral Anak-anak SMA Flashmob Diiringi Lagu Fortune Cookies AKB48, Ada Cerita Perpisahan Dibaliknya

Haruka Nakagawa, member JKT48
Haruka Nakagawa, member JKT48 (istimewa)

JKT48 sempat menerima transfe dari grup saudara AKB48.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved