Breaking News:

Penelantaran Anak

Siapa Era Setyowati atau Sierra yang Mengaku Punya Anak dari Profesor M, Komisaris BUM?Ini Profilnya

Nama model Era Setyowati atau yang sering disapa Sierra tengah jadi sorotan publik lantaran mengaku mempunyai anak dari Profesor M.

kolase/instagram
Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati atau yang akrab disapa Sierra bersama tim kuasa hukumnya melaporkan seorang Guru besar di salah satu PTN di Bandung dengan tudingan menelantarkan anak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama model Era Setyowati atau yang sering disapa Sierra tengah jadi sorotan publik lantaran mengaku mempunyai anak dari Profesor M.

Pria yangdiduga seorang Profesor Guru Besar sebuah Perguruan Negeri di Bandung dan Komisaris salah satu BUMN di Tanah Air.

Pengakuan Miss Landscape Indonesia 2019, ini terungkap saat ia mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Baca juga: Guru Besar PTN Dituding Telantarkan Anak, di Sini Pertama Kali Profesor M dan Miss Landscape Bertemu

Baca juga: Kuasa Hukum Profesor M Beberkan Penyebab Kliennya Ditagih Rp 2 Miliar Oleh Pihak Era Satyowati

Ia didampingi kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution membuat aduan atas dugaan penelantaran anak yang dilakukan seorang laki-laki berinisial M.

"Dia ini berkenalan dengan seorang guru besar, Prof M guru besar di perguruan tinggi negeri favorit di Bandung. Mr M ini juga komisaris independen di BUMN terkemuka," kata Razman Arif di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).

"Iya (meminta) nafkah. Apa yang dia (Prof M) sampaikan itu kelihatannya tidak sampai untuk biaya ke perguruan tinggi. Yang ditawarkan itu hanya sampai TK saja itu," ungkap Razman.

Siapa Era Setyowati alias Sierra? Berikut ulasan profilnya.

Akrab dengan Dunia Model

Ditelusuri dari media sosialnya, Sierra memang sangat dekat dengan dunia modelling dan hiburan.

Sierra juga mengikuti ajang kecantikan dan memenangkan Runner Up 3 Puteri Kebudayaan Indonesia 2019.

Dinobatkan sebagai Miss Lanscape 2019

Kemudian ia juga dinobatkan sebagai Miss Landscape Indonesia 2019.

Sierra pun maju sebagai perwakilan Indonesia untuk mengikuti Miss Landscape International di Ghuangzou, China.

Prestasi Sierra tidak jauh-jauh dari dunia model, lantaran ia sudah memiliki ia suka berpose layaknya seorang model papan atas sejak sekolah, diketahui lewat beberapa postingan sosial medianya.

Aktif Public Speaking, Sempat Aktif Jadi Mahasiswa
Sierra sempat kuliah di salah satu kampus swasta di Jakarta sejak 2017.

Seharusnya ia diperkirakan selesai akhir tahun 2021.

Namun kabarnya Sierra tak aktif sejak Maret 2021.

Selain itu, Era Setyowati juga pernah menjadi pembicara dalam kegiatan Public Speaking Competition 2019 yang diadakan JCI Depok.

Ia juga menuliskan di bio Instagramnya, dirinya duta anti narkoba dan menjadi seorang MC (pembawa acara).

Saat ini ia aktif menerima endorse di dunia kecantikan dan beberapa kali mendapatkan tawaran visit store dan endorse produk.

Isi Aduan Sierra ke KPAI
Rupaya Prof berinisial M itu sudah mengakui darah dagingnya dengan Sierra.

Sebelum ini telah terjalanin komunikasi dari ke dua belah pihak namun tidak menemui titik temu, bahkan belakangan ini komunikasi Sierra diblokir

"Kan dia (Prof M) sudah datang ke kantor saya. Rangkaian peristiwa hukumnya sudah dapat, pengakuan kan. Bukti salah satunya pengakuan, dia datang dan sudah tawarkan mediasi untuk biaya anak ini cuma caranya nggak tepat," terangnya.

Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati atau yang akrab disapa Sierra bersama tim kuasa hukumnya saat menyambangi kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).
Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati atau yang akrab disapa Sierra bersama tim kuasa hukumnya saat menyambangi kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021). (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

"Oh saya diblokir. Saya dipersulit untuk komunikasi," kata Sierra.

Sierra sudah menikah siri dengan pria yang diduga Prof M sejak 2018 lalu. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai anak yang masih berusia delapan bulan.

"Sierra Melahirkan anak bernama Galia, di salah satu rumah sakit di Jakarta. Dan itu ada datanya, Prof M ini datang menghantar biaya, ke rumah sakit itu dan sempat tidur menemani di rumah sakit itu," kata Razman membeberkan.

"Waktu itu melahirkan cesar, ada foto dan videonya, kemudian ada foto dia tidur dengan Galia," ungkap Razman.

Profesor M Bantah Tudingan Nikah Siri Hingga Bersedia Berikan Uang

Profesor M telah memberikan pernyataan atas semua tuduhan yang dilontarkan Era Setyowati. Melalui kuasa hukumnya, Patrice Rio Capella saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Terkait hal ini, pihak Prof M membantah tuduhan tersebut. Berikut sejumlah bantahan dari kuasa hukum Prof M terkait yang di klaim pihak ES:

1. Bantah Pernikahan Siri

Klaim ES yang menyatakan ada pernikahan pada 2018 adalah tidak benar, karena hingga saat ini sama sekali tidak ada peristiwa pernikahan antara ES dengan Prof. M, baik secara resmi maupun nikah siri (dibawah tangan).

Lanjutnya, pernyataan yang disampaikan oleh ES melalui kuasa hukumnya, Sdr. Razman Arif Nasution, jelas merupakan keterangan palsu kepada publik dan pejabat Lembaga negara (KPAI).

Patrice Rio Capella, SH selaku kuasa Hukum Prof. M saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (6/4/2021).
Patrice Rio Capella, SH selaku kuasa Hukum Prof. M saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (6/4/2021). (Tribunnews.com/ Alivio)

2. Tidak Pernah Belikan 1 Unit Apartemen

Pernyataan ES yang mengklaim bahwa dirinya dibelikan 1 unit apartemen oleh Prof. M, juga tidak benar.

Fakta yang sebenarnya adalah bahwa Prof. M, pernah memberikan bantuan biaya sewa apartemen bulanan kepada ES. Bantuan ini terpaksa diberikan oleh Prof. M kepada ES, karena yang bersangkutan berulang kali mengancam akan mempublikasikan hubungan mereka ke keluarga dan kolega Prof.M.

3. Alasan Menemani Proses Persalinan

ES mengklaim bahwa Prof. M membiayai dan menunggui proses kelahiran anaknya pada bulan Agustus 2020 di RS Hermina yang dianggapnya sebagai bentuk tanggungjawab Prof. M karena itu adalah anak mereka, juga merupakan pernyataan tidak benar.

Fakta yang sebenarnya adalah, keberadaan Prof. M di ruang rawat menjelang persalinan dilakukannya semata-mata untuk memberikan bantuan biaya persalinan, karena pada saat itu ES meminta bantuan biaya persalinan dan tidak ada satu pun keluarga maupun rekan-rekan ES yang bersedia membantu dia.

4. Bantah Adanya Kesediaan Memberikan Uang

Pernyataan ES yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Sdr. Razman Arif Nasution; yang mengklaim bahwa kedatangan Prof. M ke kantornya dimana Prof M menyebut ada ‘kesediaan’ memberikan sejumlah uang sebagai bentuk ‘pengakuan’ atas anak yang dilahirkan ES, adalah tidak benar.

Fakta yang sebenarnya adalah Prof. M datang ke kantor hukum Razman Arif Nasution adalah atas undangan Sdr. Razman. Dalam pertemuan itu. Sdr. Razman meminta uang sebesar Rp. 1 Miliar, dengan dalih biaya hidup anak yang dilahirkan oleh ES, yang merupakan hasil hubungan dengan Prof. M.

Terhadap permintaan ini, Prof. M menyatakan keberatan karena merasa anak tersebut bukanlah anaknya, dan jika pun ada kesediaan memberikan bantuan, itu hanya karena Prof. M mengetahui bahwa ES tidak memiliki pekerjaan tetap.

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved