Breaking News:

Bursa Capres

Once Mekel Tolak Wacana Presiden 3 Periode dan Siap Turun ke Jalan, Itu Tidak Lucu!

Once Mekel mengaku selama ini dirinya tertarik dengan dunia politik tapi dia menolak keras wacana presiden 3 periode.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Penyanyi Once Mekel saat wawancara khusus dengan Tribun Network di studio musiknya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Dia juga meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan untuk menjabat tiga periode. Toh, sudah disampaikan berulang kali diberbagai kesempatan, bahwa Jokowi menolak hal tersebut.

"Ya iya lah (turun ke jalan). Masa periode ketiga? Tidak lucu lah," tutur Once.

Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun Network bersama Once:

Anda tertarik ke dunia politik?

Oh saya selalu tertarik dengan dunia politik tapi tidak tertarik dengan dunia politik praktis. Kalau dunia politik saya selalu tertarik untuk mengamati dan menganalisa.

Waktu mahasiswa banyak teman aktivis. Saya seumuran dengan Fadli Zon. Banyak teman-teman seumuran saya, dari angkatan 98.

Saya juga ikut dalam diskusi politik di kampus. Ada peristiwa penting dalam hidup saya yang merasa, politik (praktis) itu harus dijauhi karena politik itu harus ditekuni 100 persen.

Kalau tidak akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Dulu ada teman saya, yang pikir saya senang politik. Mereka suka ngajak. Saat ada pergolakan di markas PDI, saya disuruh ambil paket di LBH oleh teman kampus.

Penyanyi Once Mekel berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di studio musiknya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan
Penyanyi Once Mekel berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di studio musiknya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Lalu saya jalan banyak tentara, massa, itu tahun 1996. Reformasi dimulai awalnya dari peristiwa Kudatuli. Saya ambil paketnya dari LBH, saya taruh di angkutan umum.

Pas sudah dekat rumah, saya buka paketnya, isinya pamflet untuk melawan dengan gambar kepalan. Kalau digeledah sama tentara bisa digebukin aparat. Itu satu kisah. Banyak hal lain.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved