Minggu, 31 Agustus 2025

Dituding Tulis Surat Viral yang Ragukan Tes PCR, Najwa Shihab: Bukan Tulisan Saya

Pada pesan itu secara garis besar, isinya menyebut tidak mempercayai yang namanya tes PCR.

Instagram @najwashihab
Video penangkapan pelaku begal payudara yang viral di media sosial itu turut mengundang perhatian wanita yang akrab disapa Nana ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presenter Najwa Shihab menanggapi pesan yang beredar mengatasnamakan dirinya.

Pada pesan itu secara garis besar, isinya menyebut tidak mempercayai yang namanya tes PCR.

Mengenai hal ini, lewat Instagram Story miliknya, secara tegas Najwa Shihab membantah hal tersebut.

"Info ini masih terus beredar luas di berbagai WA grup. Sekali lagi, ini bukan tulisan saya. Harap selalu hati2 menerima terusan informasi," tulis Najwa Shihab, Senin (28/62021).

Di tulisan viral yang sudah dibantah Najwa itu membuat kepala tulisan yang mencolok dengan huruf kapital dan dicetak tebal.

Dalam pesan itu, tertulis seolah mengajak masyarakat untuk tak mudah dibodohi dengan sistem kesehatan yang ada, salah satunya dengan tak percaya terhadap tes PCR.

Baca juga: Najwa Shihab Akui Pernah Dua Kali Jadi Korban Begal Payudara

"Penting dibaca dan dipahami untuk diketahui!! Najwa Shihab komen. Kita bukan bodoh tapi dibodohkan. Kita tidak miskin tapi dimiskinkan oleh sebuah sistem," demikian kalimat dalam pesan hoax tersebut.

Jika ditelusuri dari formatnya, tulisan itu sudah memperlihatkan kebohongannya.

Pertama, jika mengatasnamakan Najwa Shihab, sudah tentu dia akan berbicara dari orang pertama.

Tapi tertulis di awal adalah, "Najwa Shihab komen."

Najwa Shihab 094
Tangkapan layar klarifikasi Najwa Shihab soal surat viral mengatasnamakan dirinya.

Kalimat ini memperlihatkan si penulis adalah orang ketiga yang menggunakan nama Najwa seolah-olah putri ulama Quraish Shihab ini yang mengucapkannya.

Selain itu di bagian isinya, tulisan hoaks ini menyatakan rapid test tidak bisa dipercaya. Tulisan ini juga mengatakan banyak orang yang meninggal karena sebab lain, dan bukan dikarenakan oleh virus Corona.

"Rapid tes itu cek darah, sedangkan Covid-19 tidak masuk ke darah," isi pesan tersebut.

"PCR test pun hanya menunjukkan/mengindikasikan keberadaan adanya virus tapi enggak bisa menunjukkan itu virus apa. Tapi karena virus lainnya disebabkan imun turun karena kelehan dan stres berat."

Tak ingin orang beranggapan salah soal Covid-19, Najwa menegaskan jika virus itu benar-benar ada dan nyata keberadaannya.

Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk selalu berhat-hati dengan penyebaran virus Corona yang bisa menyerang siapa pun.

"Bukan tulisan saya. Covid itu nyata. Selalu jaga diri Anda dan keluarga. Berpikir positif dan berdoa seperti halnya Tuhan menginginkan kita untuk berusaha dan menggunakan segenap daya," tegas Najwa Shihab.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan