Breaking News:

Sudah Vaksin, Regina Poetiray Bersyukur Terpapar Covid-19 Hanya 2 Minggu

Penyanyi Regina Poetiray mengaku sudah menjadi penyintas covid-19, karena terpapar satu keluarga sejak awal Juli 2021.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Regina Poetiray ketika ditemui di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Regina Poetiray mengaku sudah menjadi penyintas covid-19, karena terpapar satu keluarga sejak awal Juli 2021.

"Awal Julu 2021 positif covid-19 aku, adik, mama, papa satu keluarga lah. Terus aku sama adik, Rheno isolasi mandiri aja di rumah," kata Regina Poetiray ketika ditemui di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021).

Wanita 22 tahun itu kebingungan karena bisa terpapar covid-19.

Baca juga: Hari Ini, Ayahanda Regina Poetiray Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Ayahanda Regina Poetiray Disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto

Sebab, selama setahun lebih pandemi covid-19, ia jarang sekali keluar rumah dan kontak dengan orang yang terpapar covid-19.

"Cuma akhirnya setelah kita ingat-ingat, aku habis vaksin di tempat ramai. Mungkin saat vaksinasi, badan aku imunnya lagi drop pas kena. Tapi bukan salahin vaksinnya," ucapnya.

Tak hanya itu saja, vokalis grup band Geisha itu menyebut kalau vaksin yang ia lakukan juga bersama dengan sang ibunda tercinta.

Regina Poetiray ketika ditemui di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021).
Regina Poetiray ketika ditemui di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Setelah vaksin itu sebenarnya ada efeknya ke mamaku duluan. Jadi mamaku sempat badannya panas tiga, empat hari. Terus kita tanya dokter kata dokter mending swab karena nggak normal," jelasnya.

"Kalau vaksinkan efeknya cuma 24 jam atau cuma sehari dua hari. Terus akhirnya pas kita swab semuanya positif," sambungnya.

Ketika terpapar, Regina tak menampik ia dihantui dengan rasa ketakutan.

Sebab, kasus covid-19 di Indonesia sangat tinggi dengan angka kematian yang besar.

"Ya parno pasti ya. Karena aku tuh sekeluarga bisa dibilang OTG. Jadi ya memang kita semua engga keluar-keluar," ungkapnya.

Regina Poetiray bersyukur karena dirinya hanya merasakan virus covid-19 selama dua pekan saja dan tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.

"Aku cuma 14 hari aja positif. Jadi setelah dua minggu aku tes lagi, hasilnya udah negatid san CT Valuenya udah tinggi. Jadi virusnya engga kedeteksi," ujar Regina Poetiray.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved