Minggu, 19 April 2026

Saipul Jamil Bebas

Fans Acara Lapor Pak Trans 7 dan Brownis Trans TV Tolak Saipul Jamil, Ini yang Mereka Lakukan

Mereka dengan tegas menolak Saipul Jamil hadir di acara itu, meski cuma bintang tamu dan menyerbu postingan akun resmi acara Lapor Pak Trans 7

Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Saipul Jamil disambut keluarga dan kerabat keluar dari LP Kelas I Cipinang, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Saipul Jamil bebas murni setelah menjalani hukuman pidana penjara terkait kasus pencabulan dan kasus suap. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

"Saya berempati kepada korban. Sudah sepatutnya pelaku pedofilia diboikot dari acara mana pun karena menimbulkan keresahan masyarakat dan bisa memicu trauma korban," tulis akun Ephifania Sheilla pada 3 September 2021, dikutip dari situs Change.

Menurutnya, penyambutan Saipul Jamil saat resmi dibebaskan dari lapas cenderung berlebihan.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam jumpa pers di kantornya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).Usai Muncul Petisi, Kini Giliran Komnas Perlindungan Anak Minta Saipul Jamil Diboikot dari Televisi
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam jumpa pers di kantornya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).Usai Muncul Petisi, Kini Giliran Komnas Perlindungan Anak Minta Saipul Jamil Diboikot dari Televisi (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Sungguh memalukan nama Indonesia, bagaimana mungkin pelaku kejahatan malah diberi panggung dan diarak bak pahlawan," lanjut akun Ephifania Sheilla.

Sementara itu, netizen lain bertanya-tanya mengapa Saipul Jamil disambut seperti pahlawan.

"Kenapa harus disambut sebegitunya sudah kayak dia mengharumkan nama negara saja," tulis akun Riska Meersschaut.

Kemudian netizen lainnya berkomentar bahwa Saipul Jamil tidak pantas diberi ruang publik.

"Stop memberi panggung di ruang publik terhadap pelaku pelecehan seksual! Hargai perasaan korban," tulis akun Maria Prima Pramudya.

Sementara itu, seksolog Zoya Amirin mendukung adanya boikot pelaku kekerasan seksual.

Baca juga: Pakar Psikologi Nilai Saipul Jamil Tak Tepat Disebut Pedofilia: Bisa Jadi Homoseksual Fakultatif

"Saya tidak punya dendam pribadi dengan SJ (Saipul Jamil), saya tidak kenal dengan SJ," tulis Zoya Amirin pada 4 September 2021, dikutip dari Instagram @zoyaamirin.

Zoya Amirin memikirkan bagaimana nasib korban dari Saipul Jamil.

"Saya memikirkan kesejahteraan korban dan orang terdekat korban kekerasan seksual," lanjut Zoya Amirin.

Zoya Amirin mengecam media yang memberikan panggung kepada pelaku kekerasan seksual.

"Shame on you! Kepada stasiun televisi yang lebih peduli rating daripada kepedulian memberi panggung kepada pelaku kekerasan seksual," tegas Zoya Amirin.

Zoya Amirin menerangkan bahwa hukuman yang dijalankan Saipul Jamil selama ini adalah hukuman fisik.

"Dipenjara itu adalah hukuman fisik, bukan rehabilitasi jiwa. Masuk penjara memangnya sembuh dari perilaku seksual yang tidak sehat?" ungkap Zoya Amirin.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved