Breaking News:

Tutur Tinular Drama Kolosal Era 90an akan Hadir dengan Konsep Lebih Modern

Kehadiran Elly Ermawatie pengisi suara yang suaranya sangat dikenal di sandiwara radio akan menghidupkan kembali kerinduan terhadap Tutur Tinular

Kompas.com/Hariadi Saptono
Penulis sandiwara radio Tutur Tinular, S Tidjab. Pria bernama lengkap Stanislaus Tidjab itu meninggal dunia di usia 72 tahun pada Jumat (1/3/2019).(KOMPAS/HARIADI SAPTONO) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Drama kolosal yang melegenda berjudul 'Tutur Tinular' siap kembali menghibur pemirsa televisi di Indonesia.

Para karakter ikonik Tutur Tinular seperti Arya Kamandanu, Arya Dwipangga, Nari Ratih juga Empu Ranubaya akan siap kembali tampil untuk penggemar setia. 

Diangkat dari drama radio terpopuler di era 90-an karya S. Tijab, Tutur Tinular akan tampil lebih baru, segar, modern serta di dukung teknologi mutakhir.

"Kehadiran bintang muda berbakat seperti Dimas Aditya, Rico Verald, Agatha Valerie, Claudia Andhara dan beberapa artis papan atas lainnya, akan bersinergi dengan nama besar yang melegenda seperti Willy Dozan yang dikenal sebagai artis film dan sinetron action," ujar Managing Director MNC Pictures Titan Hermawan dalam siaran pees yang diterima Tribunnews.com, Selasa (5/10/2021).

"Mereka akan membuat aksi laga di Tutur Tinular terasa hidup dan natural. Selain itu kehadiran Elly Ermawatie pengisi suara yang suaranya sangat dikenal di sandiwara radio seolah akan menghidupkan kembali kerinduan terhadap Tutur Tinular," jelasnya.

Baca juga: 5 Drama Korea Tayang Oktober 2021: Ada Reflection of You, My Name hingga Jirisan

Keterlibatan aktor dan pengarah laga top Indonesia, Donny Alamsyah akan melengkapi Tutur Tinular dengan arahan laga ciamik khasnya.

Tutur Tinular yang berlatar belakang historikal runtuhnya kerajaan Singasari, dan lahirnya kemaharajaan Majapahit, dengan setting Indonesia sekitar abad ke-13, menceritakan tentang dua bersaudara yang berbeda watak, saling bersaing satu sama lain yang menimbulkan rivalitas dalam karir, dan percintaan. 

Arya Dwipangga si cerdas dan terdidik, kebanggaan orang tua, namun licik dan culas. Dengan Arya Kamandanu, si lugu dan polos. Namun kelak terbukti Kamandanu lah yang mengangkat derajat orang tuanya, alih-alih Arya Dwipangga yang justru mencoreng aib dari hari ke hari. 

Kamandanu putra bungsu Hanggareksa, empu kepercayaan Singasari yang tinggal di Kurawan. Berbeda dengan ayahnya yang pro-Kerajaan, Kamandanu justru menjadi pemuda yang banyak menentang kebijakan Kerajaan. 

Hal ini karena Kamandanu melihat dengan mata kepala sendiri ketidak-adilan di tengah rakyat jelata. Bahkan Kamandanu nekat menjadi “Godot” si maling dermawan, yang mencuri di rumah-rumah pejabat, untuk dibagikan kepada rakyat miskin.  

Rumah produksi MNC Pictures akan kembali menggarap serial tersebut dan rencananya akan tayang MNCTV pada, Senin 11 Oktober 2021.
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved