Dul Jaelani Merasa Berdosa, Dulu Bully Teman Sekolahnya yang Berkebutuhan Khusus Sampai Menangis

Dul Jaelani melakukan bullying saat duduk di bangku SMP. Sadar perbuatannya salah setelah menonton film. Kala itu ia berseragam SMA.

Editor: Willem Jonata
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Dul Jaelani yang ditemui di kediaman Ahmad Dhani di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Dul Jaelani menyesal pernah melakukan bullying terhadap seorang temannya yang berkebutuhan khusus.

Kejadiannya di masa lalu, saat anak bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu, duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.

Hal itu diketahui dari video di kanal YouTube NGOBROL ASIX yang diunggah 19 November 2021 lalu.

Dul Jaelani membeberkan kisah tersebut di depan Azriel Hermansyah.

Baca juga: Dul Jaelani Bahagia Bisa Sepanggung dengan Slank: Berasa Mimpi

"Waktu itu ada satu murid, namanya (sensor), dia itu anak yang mungkin berbahasanya berkebutuhan khusus ya. Kalau aku tu menganggapnya dia spesial," ungkap Dul Jaelani, seperti diberitakan Grid.Id, Jumat (3/12/2021).

Namun saat itu, Dul Jaelani ternyata belum menganggap gadis tersebut spesial seperti pemikirannya sekarang.

Tissa Biani dan Dul Jaelani
Tissa Biani dan Dul Jaelani (dok pribad Tisa)

"Pada waktu itu aku belum menganggap dia spesial, tapi setelah aku pikir-pikir dia spesial namanya mbak (sensor). Maaf ya agak kekurangan ya," tambah Dul Jaelani.

Menurut penuturan Dul Jaelani, gadis tersebut sering bertingkah laku mencolok.

Mulai dari sering ketawa sendiri dan berjalan-jalan tatkala kegiatan belajar tengah berlangsung.

Namun hebatnya, sosok tersebut selalu bisa menjawab pertanyaan dengan benar.

"Dia kalau di kelas suka ketawa-tawa sendiri, kalau lagi matematika dia suka jalan-jalan. Tapi hebatnya dia ditanya bisa jawab," ujar Dul Jaelani.

Baca juga: Panggil Mulan Jemeela dengan Sebutan Mami, Dul Jaelani Jelaskan Alasannya ke Tissa Biani

Melihat hal tersebut, Dul Jaelani pun makin sering membully dan mengganggu.

"Itu gue bully abis-abisan, sampai nangis berkali-kali. Ya gue cuek dong orang gue masih kelas 1 SMP masih bandel, masih urak-urakan," tambah Dul Jaelani.

Saat dirinya duduk di bangku SMA dan menonton sebuah film, Dul Jaelani mulai menyadari bahwa tindakan bully yang dilakukannya salah.

"Tapi setelah mulai masuk SMA tu, aku sempet nonton film 'Ayah Mengapa Aku Berbeda', itu film bagus banget gue nangis nonton film itu," ujar Dul Jaelani.

"Gara-gara gue inget suka ngebully (sensor). Kalau nonton aku minta maaf sebanyak-banyaknya. Dosaku banyak banget," imbuhnya.

Alhasil, Dul pun begitu menyesal dan berharap apabila diberi kesempatan, ia ingin meminta maaf kepada sosok gadis tersebut.

"Jadi ya stop bullying, jadi aku dulu malah yang ngebully. Gue aja sekarang kalau ketemu (sensor) gue mau peluk, gue mau minta maaf, gue mau nangis."

"Takutnya kan dia merasa terzalimi terus dia mendoakan gue yang nggak-nggak kan amit-amit," pungkas Dul Jaelani.

Sumber: Grid.ID
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved