Sabtu, 16 Mei 2026

Web Series Jadi Populer, Sinetron dan Bioskop Tetap Tak Tergantikan

Pakar perfilman Universitas Airlangga Dr Liestianingsih Dwi Dayanti Dra., M.Si, menuturkan, demam web series jadi fenomena.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
freepik.com
Ilustrasi menonton televisi. 

Potongan scene film yang dapat dilihat di Tiktok, Instagram, ataupun YouTube secara tidak langsung mempromosikan film tersebut.

Baca juga: WeTV Original Layangan Putus Cetak Rekor: Ditonton 15 Juta Kali Dalam 1 Hari Penayangan

Orang lain yang sebelumnya tidak peduli dengan web series merasa penasaran sehingga terdorong untuk ikut menonton.

“Akhirnya akan ada banyak orang yang menonton web series tersebut,” ucapnya.

Tetap Tak Bisa Gantikan TV dan Bioskop

Lies berpendapat, aplikasi web series tidak dapat menggantikan TV dan bioskop.

Menurutnya, setiap media memiliki karakter dan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

“Karakter inilah yang membuat media tersebut menjadi unik,” jelasnya.

TV tidak bisa digantikan dengan aplikasi karena hingga saat ini adanya TV masih disukai oleh beberapa kalangan penonton.

Lies memberikan contoh ketika sinetron Ikatan Cinta menjadi booming di masyarakat.

Penonton Ikatan Cinta cukup besar, memobilisasi pendapat atau isu tentang Ikatan Cinta juga luar biasa.

Baca juga: Semangat Menyambut 2022, WeTV Umumkan 11 Title Baru WeTV Original

“Hal ini menunjukkan bahwa TV juga masih suka ditonton oleh banyak orang,” imbuhnya.

Sedangkan untuk bioskop, penonton juga akan merasakan sensasi yang berbeda dibandingkan ketika menonton web series di rumah.

Bioskop menawarkan ruangan yang nyaman, suara yang mendukung, dan keindahan visual yang ditonton.

“Setiap media memiliki karakter tersendiri yang menjadi kelebihannya sehingga tidak bisa digantikan dengan media lainnya,” tutur Lies.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved