Jumat, 24 April 2026

Kabar Artis

KABAR DUKA, Gitaris Favourite's Group, Harry Toos Meninggal Dunia

Harry Toos dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (28/4/2022).Berita kepergian Harry Toos pertama kali dibagikan oleh pengamat musik Stanley Tulung.

Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
YouTube/Instagram @stanleytulung
Harry Toos dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (28/4/2022).Berita kepergian Harry Toos pertama kali dibagikan oleh pengamat musik Stanley Tulung. 

Pihak keluarga Harry Toos memohon doa dan meminta agar kesalahan almarhum dimaafkan.

"Kami atas nama keluarga besar (Alm) H. Harry Santoso, memohon maaf atas segala kesalahan suami, ayah, eyang kami selama hidupnya

serta mohon doa agar almarhum husnul khotimah dan diberi kelapangan dalam menuju keharibaan-Nya," lanjut Stanley.

Baca juga: Awalnya Hiraukan Tri Suaka dan Zidan, Andika Kangen Band Didesak Musisi Senior agar Beri Efek Jera

Baca juga: Rider Musisi Indonesia Bocor Termasuk Punya DMasiv, Rian Ekky Kesal: Ini Sifanya Rahasia

Harry Toos meninggalkan seorang istri, lima anak, dan cucu-cucunya.

Sebagai informasi, Harry Toss adalah gitaris Favorites Group formasi kedua.

Namanya mulai dikenal publik setelah bergabung dengan A Riyanto, Mus Mulyadi cs.

Selain sebagai gitaris, Harry Toss juga menciptakan lagu.

"Selamat jalan senior," tulis Stanley di akhir caption.

Tentang Favourite's Group

Favourite's Group
Favourite's Group (Kolase Tribunnews)

Dikutip dari Wikipedia, Favourite's Group adalah grup band Indonesia yang populer pada tahun 1970-an.

Grup ini dalam formasi masa jayanya beranggotakan lima orang.

A Riyanto sebagai motor utama sekaligus pemain keyboard, Mus Mulyadi sebagai vokalis, Is Haryanto sebagai pemain drum, Harry Santoso (Harry Toos) sebagai gitaris, dan Tommy WS sebagai pemain bass gitar.

Oleh banyak pengamat musik nasional, Favourite's Group dikatakan sebagai wadah berkumpulnya penyanyi, pencipta lagu, dan musisi terhebat sepanjang masa.

Mereka bersama-sama mencerminkan akar-akar sebuah musik yang kini memasuki usia sekitar setengah abad.

Kemunculannya di blantika musik pop pada waktu itu memang terbilang singkat, tetapi Favourite's Group mampu mengukuhkan keberadaannya sebagai grup musik yang menjadi favorit dan istimewa di hati masyarakat dan dibicarakan selama beberapa dekade kedepan.

Mus Mulyadi kemudian keluar dan bersolo karier dan posisi vokalis sempat diiisi oleh Mamiek Slamet dan Rahmat S.

Sebagian besar lagu-lagu yang dimainkan adalah ciptaan A Riyanto dan Is Haryanto.

Banyak lagu yang kemudian populer dan menjadi "lagu abadi", seperti Angin Malam (A Riyanto) dan Mawar Berduri (A Riyanto), Cari Kawan Lain (Is Haryanto), dan masih banyak lagi.

(Tribunnews.com/ Dipta)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved