Korban Penipuan Buluk Eks Superglad Berharap Total Kerugian Rp2,4 Miliar Dikembalikan, Bisa Dicicil
Korban yang berjumlah 13 orang itu mengaku telah ditipu oleh Buluk dalam bisnis investasi beras Bulog Cirebon. Total kerugian sekitar Rp 2,4 miliar.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korban kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan oleh Lukman Laskmana alias Buluk eks Superglad akhirnya buka suara.
Korban yang berjumlah 13 orang itu mengaku telah ditipu oleh Buluk dalam bisnis investasi beras Bulog Cirebon. Total kerugian mencapai Rp 2,4 miliar.
Lebih lanjut para korban telah melaporkan kasus ini ke ranah hukum, tidak hanya itu diharapkan pihak dari Buluk eks Superglad dapat mengganti semua kerugian yang telah dikunjungi oleh Lukman Laskmana.
Baca juga: Buluk Eks Superglad Hilang Usai Terjerat Penipuan, Korban Bikin Sayembara untuk Tangkap Sang Musisi
"Jadi sebenarnya kalau kata sepakat itu yang utama adalah masalah kerugian kita minta digantiin," kata Besly Irawan Sinaga salah seorang korban, saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Besly menginginkan adanya titik terang dari pihak Buluk, meskipun pembayaran dilakukan secara berangsur, dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Mau dicicil atau apapun, (berharap) digantiin atau ditutupinlah," ujar Besly.
Walaupun laporan telah ia layangkan ke Polda Metro Jaya pada 23 Mei 2022, Besly bersama korban lainnya akan tetap menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib dan berusaha kooperatif selama menjalani pemeriksaan.
Baca juga: Keberadaan Terakhir Buluk Eks Superglad Terlihat di Apotek, Sedang Tebus Obat
"Tapi kalau mengenai hukum mau apapun yang terjadi, dia bertanggung jawab kita tetap jalani, karena dia harus tetap bertanggung jawab," pungkas Besly.
Buluk Eks Menghilang , Korban Bikin Sayembara untuk Tangkap Sang Musisi
Lukman Laskmana alias Buluk eks Superglad hingga kini belum diketahui pasti keberadaannya.
Buluk menghilang sejak terlibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang dengan jumlah total Rp 2,4 miliar.
Oleh karena itu, para korban yang berjumlah 13 orang sepakat untuk membawa perkara ini ke ranah hukum.
Baca juga: Inisiasi Investasi Beras Bulog, Buluk Eks Superglad Dituding Menipu, Korban Ungkap Kronologinya
Salah satu korban yang telah melaporkan Buluk eks Superglad ke Polda Metro Jaya adalah Besly Irawan Sinaga.
Hingga saat ini keberadaan Buluk belum ditemukan sejak 12 Mei 2022.
Melalui bantuan dari tim YouTube Catatan Si Buluk atau Cabul yang pernah bekerja sama dengan Buluk eks Superglad pihaknya akan membantu dalam bentuk pembukaan sayembara untuk orang yang berhasil menemukan keberadaan Buluk eks Superglad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/buluk-superglad_20160312_174040.jpg)