Moeldoko Main Film Pendek di Woko Channel, Berperan sebagai Petani

Film Pendek Moeldoko ini berjudul "Air Susu Kau Balas Air Teh" dan tayang di YouTube Woko Channel.

Tangakapan Layar YouTube Woko Channel
Moeldoko di film pendek Woko Channel - Moeldoko beperan sebagai petani yang bernama Kang Moel di film pendek "Air Susu Kau Balas Air Teh episode 63". 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan panglima TNI Moeldoko bermain peran di film pendek Woko Channel yang tayang di YouTube.

Film Pendek Moeldoko ini berjudul "Air Susu Kau Balas Air Teh" dan tayang di YouTube Woko Channel.

Moeldoko beperan sebagai petani yang bernama Kang Moel di film pendek "Air Susu Kau Balas Air Teh Episode 63".

Di film ini, Moeldoko tampak sedang bekerja di tengah sawah.

Dengan mengenakan kaus biru muda, celana kain panjang warna hitam dan topi hitam, penampilan Moeldoko di film ini terlihat seperti petani.

Terkenal dengan genre komedi, salah satu scene Moeldoko di film ini menampilkan adegan lucu di mana ia harus berakting dengan Galino atau Pak No.

Baca juga: Moeldoko Main Film, Kepala Staff Kepresidenan Nyaris Dipukul Galino hingga Sebut Panglima Pertanian

Dalam scene tersebut, Galino tampak akan memukul Moeldoko dari belakang menggunakan kayu.

Galino mengira Moeldoko adalah Gendut yang sedang ia cari karena telah membawa kabur motornya.

Namun sebelum dipukul, Moeldoko menghadap ke belakang dan Galino menyadari bahwa orang tersebut bukanlah Gendut.

Mengetahui orang tersebut bukanlah Gendut, Galino kemudian melemparkan kayu yang ia bawa.

Setelah kejadian tersebut, kemudian Moeldoko tampak menasihati Galino.

Moeldoko mengingatkan Galino mengenai pasal penganiayaan atas tindakan yang akan dilakukannya tadi.

Setelah itu, Moeldoko mengajak Galino untuk membicarakan tentang pertanian.

Tidak hanya itu, Moeldoko menunjukan hasil tani miliknya kepada Galino.

Melihat hasil tani milik Moeldoko membuat Galino takjub.

Setelah berbincang mengenai pertanian, Moeldoko kemudian memperkenalkan dirinya bahwa saat ini ia adalah ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Kemudian Moeldoko memperkenalkan hasil reset benih padi dari HKTI kepada Galino, diberitakan Tribunnews sebelumnya.

(Tribunnews.com/Farrah Putri/Anita K Wardhani)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved