Kabar Artis
Konselor Psikolog Ungkap Kondisi Mental Baby Sultan dan Roro Fitria setelah Cerai dari Andre Irawan
Konselor psikolog Despha Dendi Irawan ungkap kondis mental Roro Fitri, semakin membaik meski masih ada trauma.
Penulis:
Dian Hastuti
Editor:
Salma Fenty
"Tadi juga saya melakukan hypnotherapy juga ke Baby Sultan dan ke Nyai itu masih ada memang traumatiknya," terangnya.
Di kesempatan yang sama, Roro Fitri mengaku menjalani terapi sejak bulan September di saat menjalai proses perceraian dengan Andre Irawan.
"Nyai kan (terapi) udah dari September ya."
"Tanggal 14 September itu gugat cerai, saat itu Nyai sangat depresi, sangat down," ungkap Roro.
Roro mengaku ketakutan dan tidak tahan dengan perlakuan semena-mena dari Andre Irawan.

"Nggak tau mau kemana ya harus bagaimana, ya saking ketakutannya yang udah tahan berbulan-bulan dengan kelakuannya semena-mena seperti itu," terangnya.
Ditambah menurut Roro kala itu Andre juga terlibat perselingkuhan dengan wanita lain.
"Ditambah dengan perselingkuhannya yang amat sangat tidak pantas lah," katanya.
Setelah bertahan dengan perlakuan Andre, Roro akhirnya memutuskan meminta pertolongan dengan datang ke kantor Despha.
"Nah itu Nyai udah tahan-tahan sampai nggak tahu mau kemana, akhirnya Nyai lari ke Dokter Dicky, Uni Citra, dan Pak Despha di kantor pada saat itu," jelasnya.
Roro mengaku pergi ke sana dengan menggendong Baby Sultan.
"Nyai tergopoh gendong baby Sultan sendiri. Nyai takut, nggak tau mau ngapain," terangnya.
Roro Fitria dan Baby Sultan dapat Kekerasan Verbal
Seperti diberitakan sebelumnya, Roro Fitria membongkar sikap Andre Irawan yang dinilai tidak pantas.
Bagaimana tidak, Roro Fitria menyebut bahwa Andre Irawan pernah menyumpahi anak mereka, Muhammad Sultan Al Fathir alias Baby Sultan untuk mati.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.