Sabtu, 9 Mei 2026

Miss Universe Indonesia Dilecehkan

Pengakuan Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Soal Body Checking, Diomeli Tutupi Dada yang Terbuka

Finalis Miss Universe Indonesia 2023  berinisial PJ membuat sederet pengakuan soal body checking. Ia menutupi dadanya yang terbuka tapi diomeli.

Tayang:
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
PJ (pojok baju pink) gelar jumpa pers bersama Rio Motret dan tim kuasa hukum di kawasan Senopati Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023). 

"Lalu saya disuruh berputar badan," lanjutnya.

Sempat diomeli karena tutupi dada

Merasa tak nyaman lantaran harus berdiri tanpa busana di depan banyak orang, PJ sempat secara spontan menutupi bagian payudaranya.

Namun PJ mengaku saat itu mendapat tekanan dan diomeli oleh tim yang sedang melakukan body checking pada dirinya.

PJ dianggap tidak percaya diri dengan tubuhnya karena berusaha menutupi.

Baca juga: Tinggi Badan Miss Universe Indonesia Fabienne Nicole Tuai Kontroversi, Sang Sahabat Beri Pembelaan

"Setelah itu saya menutupi bagian atas saya tapi diomelin katanya 'bagaimana sih? gimana kalau nanti dikirim ke luar negeri. Di luar negeri kamu akan telanjang di depan banyak orang, kamu harus bangga sama diri kamu sendiri dan berani' di situ saja jadi takut," ujar PJ.

Merasa takut lantaran hanya sebagai finalis di Miss Universe Indonesia 2023, PJ akhirnya menuruti segala permintaan dari tim body checking,

PJ akhirnya melepas tangannya yang berusaha untuk menutupi payudaranya karena sudah mendapat tekanan dari tim pemeriksa.

"Karena kan saya sebagai finalis disini, saya takut kalau menolak akan masuk dalam penilaian, karena saya sempat dibentak ketika menolak," tuturnya.

"Akhirnya saya lepas yang buat nutupin payudara saya ikuti body checkingnya," lanjut PJ.

Lokasi body checking di ruang terbuka

Baca juga: Dipaksa Buka Baju saat Body Check, Peserta Miss Universe Indonesia 2023 Klaim Difoto Tanpa Busana

Bukan tanpa alasan PJ berusaha untuk menutupi payudaranya, sebab ia menggambarkan situasi tempat body checking sangat menakutkan baginya.

Sebab diduga ada tiga laki-laki yang ikut melihat proses body checking tersebut, hal itu membuat PJ merasa tidak nyaman karena harus melepas pakaian di depan laki-laki.

"Disitu ramai gak hanya perempuan saja, tapi ada laki-laki tiga, terus ramai pokoknya," beber PJ.

Tak hanya itu, PJ menjelaskan bahwa tempat body checking yang ia lakukan bukanlah sebuah ruangan tertutup yang memang mendukung untuk proses tersebut.

Ia menjelaskan bahwa tempat itu hanya ditutupi bilik kayu yang bahkan orang lalu lalang bisa melihat proses body checking tersebut.

"Terus itu bukan ruangan tertutup, hanya sekat kayu saja," ucapnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved