Senin, 18 Mei 2026

Cahaya Manthovani Raih Penghargaan Puspa Nawasena di Hari Kartini

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya menciptakan dampak sosial yang berarti sebagai perempuan muda membangun masa depan.

Tayang:
HO/IST
TERIMA PENGHARGAAN - Sociopreneur muda, Cahaya Manthovani berfoto seusai menerima penghargaan Puspa Nawasena dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2025. Ajang ini diselenggarakan Kompas TV, di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Kartini, Minggu, 20 April 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Cahaya Manthovani, seorang sociopreneur muda dan Ketua Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, menerima penghargaan Puspa Nawasena dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2025 yang diselenggarakan oleh Kompas TV

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menciptakan dampak sosial yang berarti sebagai perempuan muda yang aktif membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah.

Acara penghargaan ini berlangsung pada Minggu malam, 20 April 2025, di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Baca juga: Paus Fransiskus Wafat, Puan Maharani: Dunia Kehilangan Tokoh Perdamaian

Ajang ini memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia yang telah membawa perubahan positif di berbagai bidang.

Turut hadir dalam malam Anugerah Puspa Bangsa 2025 antara lain Ibu Negara Indonesia keempat, Sinta Nuriyah; Ketua DPR RI, Puan Maharani; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi; Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri; Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Isyana Bagoes Oka; Wakil Direktur Utama Kompas TV, Rosianna Silalahi; serta Sekretaris Kementerian PANRB, Reni Suzana.

Tahun ini, Anugerah Puspa Bangsa terdiri dari beberapa kategori, yaitu Puspa Pertiwi, Puspa Pesona, Puspa Adidaya, Puspa Cita, dan Puspa Nawasena.

Penghargaan Puspa Nawasena, yang berasal dari bahasa Sanskerta berarti "masa depan yang cerah", diberikan kepada perempuan muda yang membawa harapan dan keberanian dalam membentuk masa depan Indonesia. Salah satu penerima penghargaan ini adalah Cahaya Manthovani.

Komitmen Sosial dan Kepedulian

Cahaya Manthovani, wanita kelahiran Jakarta pada 7 Juli 1999 ini menyatakan bahwa semua yang ia lakukan adalah panggilan nurani untuk membangun kesadaran sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. 

Ia ingin mendorong simpati dan empati, terutama kepada generasi Z dan masyarakat marginal yang seringkali terpinggirkan.

"Menjadi Puspa Nawasena adalah anugerah sekaligus amanah. Ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa perjuangan untuk menciptakan ruang yang adil, setara, dan inklusif masih sangat panjang," ujar Cahaya.

Sebagai aktivis muda dan Ketua Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Cahaya memiliki harapan besar untuk anak muda dan generasi emas 2045. Ia percaya bahwa generasi ini memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Melalui pengalaman dan perjalanan saya, saya telah belajar bahwa kolaborasi, empati, dan inovasi adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Saya mendorong anak muda untuk terus mengembangkan diri, terlibat dalam kegiatan sosial, dan membangun jaringan yang kuat untuk mendukung satu sama lain," tambahnya.

Dukungan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Cahaya, yang juga merupakan putri dari Prof. Dr. Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan RI ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, advokasi, dan pemberdayaan komunitas. Salah satu kontribusi nyatanya adalah dukungan terhadap program pemerintah Makan Bergizi Gratis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved