Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier
Makna Kain Melukat yang Dipakai Luna Maya, Bergambar Lukisan Mendiang Ayah sang Artis
Asri Welas menceritakan makna di balik kain yang digunakan Luna Maya saat melukat. Bergambar lukisan mendiang sang ayah.
Sampah kain tersebut kemudian dihancurkan dan kembali dipintal hingga menjadi tenun.
"Jadi dari sampah tekstil kemudian di-coap lagi jadi kapas."
"Kemudian jadi benang, kemudian dipintal lagi jadi tenun," urai Asri.
Adapun pewarna kain yang digunakan berasal dari Suku Dayak, di Kalimantan.
"Di kain itu kita melakukan pewarnaan pakai pewarna 11 Suku Dayak di Kalimantan."
Baca juga: Luna Maya dan Maxime Bouttier Sempat Berselisih Usai Akad, Ini Pemicunya
"Habis itu baru kita, namanya teknik Ba, teknik Ba itu tekniknya cuma ciprat, gores," jelasnya.
Menariknya, Luna meminta ada lukisan mendiang ayahnya yang digambar di kain itu.
"Jadi Luna kemarin pesan, 'Mbak Asri ayahku udah nggak ada, ayah punya lukisan, lukisan ayah dan aku, boleh nggak dibatik di kain Denyut Semesta?'," ucap Asri menirukan Luna.
(Tribunnews.com/Yurika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/luna-maya-nika2.jpg)