Atalarik Syach Sambangi PN Cibinong, Minta Dokumen Eksekusi Rumah yang Belum Diterimanya
Beberapa waktu lalu, rumah Atalarik dibongkar karena masalah sengketa lahan antara pihaknya dengan PT Sapta.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Atalarik Syach mendatangi Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa barat, Senin (2/6/2025).
Tujuannya, yakni mengambil dokumen penting terkait eksekusi pembongkaran rumahnya yang terjadi beberapa waktu lalu.
Atalarik mengaku belum pernah menerima dokumen resmi terkait proses hukum yang berujung pada eksekusi tersebut.
Baca juga: Atilla Syach Ungkap Alasan Sikap Kasar Atalarik saat Ceraikan Tsania Marwa, Singgung Banyak Masalah
Beberapa waktu lalu, rumahnya dibongkar karena masalah sengketa lahan antara pihaknya dengan PT Sapta.
“Agenda hari ini saya datang ke Pengadilan Negeri Cibinong adalah untuk mengambil bagian dari hak saya," ujar Atalarik Syach di Pengadilan Negeri Cibinong.
"Hak saya itu karena selama ini saya tidak merasa menerima, yaitu berkas aanmaning, konstatering, dan penetapan eksekusinya,” lanjut.
Ia menjelaskan bahwa permintaan dokumen tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak minggu lalu, namun sempat tertunda karena adanya miskomunikasi.
“Alhamdulillah akhirnya beres juga,” tambahnya.
Ketika ditanya apakah saat proses eksekusi berlangsung dirinya belum menerima surat penetapan resmi.
“Kalau saya pribadi, saya enggak pernah menerima berkas apapun," kata Atalarik.
Ia juga menyebut bahwa meskipun sebelumnya sempat diwakili kuasa hukum lama, kini ia bersama kuasa hukum barunya tengah berusaha memahami secara menyeluruh akar persoalan yang terjadi.
“Saya ingin meluruskan apa sebenarnya masalah yang harus saya benar-benar kuasai," tutur Atalarik Syach.
"Kalau memang ada kesalahan dari pihak saya sejak awal saya memiliki lahan tersebut, saya ingin tahu seperti apa prosesnya sampai ada penetapan eksekusi,” sambungnya.
Sebagai informasi, sebagain rumah Atalarik batal dieksekusi karena sudah dibayarkan oleh Attila Syach sebesar Rp 300 juta dari total Rp 850 juta yang harus dibayarkan.
Meski Tak Punya Kriteria Khusus, Tsania Marwa Sebut Hal Ini Harus Ada di Calon Pasangannya |
![]() |
---|
Atilla Syach Ungkap Alasan Sikap Kasar Atalarik saat Ceraikan Tsania Marwa, Singgung Banyak Masalah |
![]() |
---|
Atilla Syach Bela Atalarik Syach dalam Polemik Sengketa Tanah, Heran Kenapa Baru Kini Digusur Paksa |
![]() |
---|
Unggahan Tsania Marwa soal Kelakuan Iblis Disorot di Tengah Ramainya Tudingan Atalarik Kena Karma |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.