Kamis, 8 Januari 2026

Film 'Orang Ikan' Hadirkan Horor Mitologi Lokal Bertemu Sejarah Perang Dunia II

Film ini mengambil latar di pulau terpencil, tempat tawanan perang seorang tentara Jepang dan seorang tentara Inggris berjuang untuk bertahan hidup.

Ist
FILM ORANG IKAN - Film 'Orang Ikan' bawa kisah horor mitologi yang digabungkan dengan sejarah Perang Duni II. Selasa (8/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara Mike Wiluan menghadirkan karya terbarunya, film horor Orang Ikan.

Film berdurasi 85 menit ini, mengusung genre monster horor berlatar sejarah yang memadukan kisah mencekam dengan kedalaman emosi, mitologi lokal, serta refleksi kemanusiaan.

Dikisahkan pula teror sekaligus kisah tentang pertemanan tak terduga, trauma perang, dan makhluk-makhluk legendaris yang berakar dari cerita rakyat Melayu.

Baca juga: 10 Film Horor Terbaru, Siap Tayang Bulan Juli 2025: Selepas Tahlil, Gerbang Setan, Rego Nyowo

Mike Wiluan mengatakan, film Orang Ikan lahir dari kecintaannya terhadap film monster klasik seperti Creature from the Black Lagoon, Alien, hingga Predator. 

Ia pun mencari sosok makhluk yang lebih dekat dengan budaya dan geografi Indonesia.

“Saya fans banget sama film creature. Tapi saya ingin cari yang original dan berhubungan dengan folklore Indonesia," ucap Mike Wiluan di CGV Grand Indonesia Jakarta Pusat, Senin (7/7/2025). 

"Makanya saya pilih mitos Orang Ikan dari cerita lama Perang Dunia II, di mana tentara Jepang konon melihat makhluk setengah manusia setengah ikan di pulau-pulau Indonesia,” ujarnya.

Film ini mengambil latar di sebuah pulau terpencil, tempat dua tawanan perang seorang tentara Jepang dan seorang tentara Inggris berjuang untuk bertahan hidup. 

Namun, mereka segera menyadari bahwa mereka tidak sendirian. Makhluk yang menghuni pulau tersebut bukan hanya menebar ancaman, tetapi juga menyimpan sisi kemanusiaan yang mengejutkan.

“Ini kisah asal usul monster yang lahir dari tragedi kemanusiaan Perang Dunia II,” kata Ninin Musa selaku produser.

Tidak seperti monster dalam film Barat yang biasanya buas dan berdaya super, sosok Orang Ikan dalam film ini digambarkan sebagai makhluk sosial yang hidup berkelompok, layaknya keluarga. 

Meski bekerja sama dengan tim internasional dari Jepang, Singapura, dan Inggris, Mike menegaskan bahwa Orang Ikan adalah karya yang sangat Indonesia.

“Saya paling bangga dengan kru Indonesia. Berapa kali ke festival, banyak yang nanya produksinya di mana? Saya jawab, di Indonesia,” ungkap Mike.

Film ini telah mendapatkan sambutan positif di berbagai festival film dunia seperti Tokyo International Film Festival, Singapore International Film Festival, dan Trieste Science+Fiction Festival. 

Bahkan, tahun ini Orang Ikan juga tayang di Overlook Film Festival (AS), Fantasy Filmfest Nights (Jerman), dan Neuchâtel International Fantastic Film Festival (Swiss).

Nantinya film Orang Ikam akan tayang di jaringan bioskop CGV Indonesia mulai 11 Juli 2025.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved