Royalti Jadi Perhatian Penyelenggara Pestapora 2025, Pastikan Bayar Hak Cipta Musisi
Pestapora 2025 digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, pada 5-7 September 2025. Ajang tersebut menampilkan lebih dari 238 musisi.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Festival musik tahunan Pestapora kembali digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, pada 5-7 September 2025.
Tahun ini, Pestapora 2025 menampilkan lebih dari 238 musisi.
CEO Boss Creator selaku promotor Pestapora, Kiki Aulia Ucup memastikan nominal tersebut masih bisa bertambah ke depannya.
Selain itu, Kiki Aulia Ucup ikut nwnyoroti persoalan royalti untuk para pencipta lagu.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk membayar performing rights sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Promotor Pestapora Tegas Tidak Ada Fasilitas Riders Artis di Luar Teknikal
"Iya, kita concern di situ ya. Karena kami selalu melakukan kewajiban sebagai promotor. Dari tahun ke tahun, kami menyisihkan 2 persen dari penjualan tiket untuk membayar performing right," ujar Kiki Ucup saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (21/7/2025).
Terkait mekanisme pembayaran royalti, Kiki Ucup mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia, baik melalui skema lisensi langsung (direct license) maupun melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
"Kita enggak mau ketinggalan dalam hal membayar hak. Kita lakukan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku saja," lanjutnya.
Pestapora 2025 akan menghadirkan konsep pertunjukan baru.
Di hari pertama, sejumlah musisi akan tampil dalam kolaborasi unik dengan menukar-nukar lagu di antara mereka.
Beberapa kolaborasi yang akan hadir di antaranya Slank dengan Sal Priadi, Efek Rumah Kaca dengan Banda Neira, Maliq & D’essentials dengan Soneta Band, Sore dengan Parade Hujan, Barasuara dengan .Feast, Bernadya dengan Hindia, The Jansen dengan Jason Ranti, RAN dengan J-Rocks, serta Mocca dengan Reality Club.
"Baru tahun ini kita ngasih experience yang seperti ini. kita kumpulin di satu hari yang sama," ungkap Ucup biasa disapa.
"Ya objektifnya itu buat kasih hal baru dan harapannya ini bisa dimanfaakan oleh penampilnya."
"Di mana mereka bisa punya konten baru, konsep pertunjukkan baru dan jadi ketertarikan yang baru lah di dunia panggung," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kiki-Aulia-Ucup-1-21072025.jpg)