Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Posting Video Ucapan Prabowo hingga Duka Tewasnya Affan Kurniawan, Aksi Raffi Ahmad Justru Dicibir
Aksi Raffi Ahmad memposting ucapan duka cita dari Prabowo Subianto hingga merespons kematian Affan Kurniawan tuai cibiran.
Penulis:
Salma Fenty Irlanda
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
TRIBUNNEWS.COM - Aksi Raffi Ahmad membagikan video Presiden Prabowo Subianto ucapkan duka cita atas tewasnya driver ojek online, Affan Kurniawan, justru menuai cibiran.
Kematian Affan Kurniawan (21) karena dilindas mobil rantis Brimob, Kamis (28/8/2025) malam menimbulkan gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Indonesia.
Dimulai dari Jakarta, demo merembet ke berbagai daerah mulai dari Solo, Jawa Tengah, Yogyakarta, DIY, Surabaya, Jawa Timur, hingga Makassar, Sulawesi Selatan.
Raffi Ahmad, artis yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni sempat didesak untuk bicara mengingat kedekatannya dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto.
Dikenal paling vokal mendukung Prabowo sejak Pemilu 2024 lalu, Raffi dinilai memiliki andil besar membantu menyuarakan keresahan masyarakat.
Lewat sejumlah unggahannya di Instagram, suami Nagita Slavina tersebut akhirnya memberikan respons.
Total ada enam postingan baru yang dibagikan Raffi Ahmad.
Postingan pertama sebuah gambar bernuansa hitam dengan emoticon hati patah di sana.
"No words could describe our feelings (Tidak ada kata yang bisa menggambarkan perasaan kita)," tulis caption dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu merupakan postingan kolaborasi yang dibagikan akun Instagram perusahaan Raffi, Rans Entertainment.
Foto kedua, tampak sebuah potret ilustrasi pria mengendarai sepeda motor dengan nuansa monokrom.
Baca juga: Deretan Momen Prabowo Melayat Sopir Ojol Tewas Ditabrak Rantis: Temui Ayah, Peluk Ibu dan Adik Affan
Tertulis nama Affan Kurniawan Pengemudi Ojol (2004-2025) di sana.
"Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," demikian tulisan yang tertera dalam potret tersebut.
Potret itu diunggah di akun Instagram resmi Raffi @raffinagita1717.
Di postingan ketiga, ayah dua anak ini kembali mengunggah postingan kolaborasi dengan akun @prabowo.gibran2.
Sebuah foto pita merah melambangkan duka berpadu dengan warna biru langit diunggah.
Dalam captionnya, unggahan itu mengingatkan akan pentingnya demokrasi tanpa merusak.
"Duka atas kepergian Saudara Affan Kurniawan adalah duka kita bersama. Peristiwa ini mengingatkan kita semua betapa berharganya setiap nyawa manusia. Tragedi ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga menjadi luka bagi bangsa.
Demokrasi yang kita jalani seharusnya menjadi ruang kebaikan bersama, bukan arena yang menghadirkan korban. Setiap perbedaan pendapat seharusnya disampaikan dengan damai, karena kekerasan dalam bentuk apa pun hanya merusak makna demokrasi itu sendiri.
Kita memahami, situasi yang melelahkan sering kali memicu emosi dan mengaburkan akal sehat. Namun, justru di sinilah pentingnya aturan dalam berdemokrasi: aturan ada untuk menjaga agar aspirasi bisa disampaikan tanpa menimbulkan luka. Demokrasi yang matang adalah demokrasi yang menghargai perbedaan, mencari jalan tengah, dan memastikan semuanya berjalan dengan tertib dan bermartabat," bunyi tulisan itu.
Dua postingan baru lainnya menampilkan video ucapan belasungkawa dari Presiden Prabowo merespons kematian Affan.
Namun, unggahan ucapan duka dari Prabowo itu justru tidak diposting di akun resmi Presiden sendiri, melainkan justru diunggah oleh Raffi.
Sementara sebuah unggahan lainnya, menunjukkan potret-potret demonstrasi yang terjadi sejak tanggal 28 Agustus 2025 lalu, juga foto-foto pemakaman Affan.
"Momen penuh luka ini lahir dari suara yang tak seharusnya membawa duka. Kita diingatkan kembali bahwa persaudaraan selalu lebih kuat dan setiap nyawa jauh lebih berharga. Saling jaga dalam bersuara, pilah-pilih berita agar jauh dari upaya adu domba," bunyi caption.
Alih-alih menuai simpati, unggahan Raffi itu justru digeruduk kritik.
Tak sedikit yang mengkritisi aksi Raffi hanya mengunggah postingan tanpa memberikan aksi.
"Posting gampang, action? BERAT !!!" sindir seorang warganet.
"NYAPUUU TEROOOS!! Semangat Rapiii.. biar bisnis lu aman sentosa kan WKAKWAW," timpal lainnya.
"Raffi lo kerja keras dari orok, punya anak lucu istri baik, bintang. Dan gue heran lu masih stay di pemerintahan yg tone feaf ini. Raffi sumpah kasian sama pengorbanan, kerja keras juga anak istri yang bakalan kena hujat, ada karyawan lo yang bakalan kena damprat masyarakat!" seloroh lainnya.
"Kontrak yang belum habis ya," tandas netizen lain.
"Seorang Raffi Ahmad masih kekurangan duit kah? Dibayar berapa buat posting reels ini?" sesal lainnya.
"Oh jadi akunnya Presiden ya sekarang," kata netizen.
Hingga artikel ini dibuat, Raffi Ahmad belum memberikan respons terhadap kritik yang dilayangkan padanya.
Ia juga tak tampak mendatangi kediaman almarhum Affan seperti yang dilakukan sejumlah publik figur.
Kronologi Tewasnya Affan Kurniawan
Aksi polisi membubarkan massa pendemo yang memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR RI di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam berakhir duka.
Seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan, tewas setelah dilindas mobil rantis Brimob yang melintas ugal-ugalan untuk membubarkan massa.
Affan tak turut dalam barisan pendemo malam itu.
Ia hanya sedang mengantar makanan pesanan pelanggan melalui aplikasi Gojek.
Dalam video yang beredar, Affan nampak tersandung saat mobil aparat itu melaju kencang.
Tubuhnya terjengkang tatkala rantis Brimob Polda Metro Jaya tersebut menubruknya dari belakang.
Affan tak bisa menghindar hingga dilindas mobil berbobot lebih dari satu ton itu.
Terlihat mobil Rantis Barracuda Brimob itu sempat berhenti setelah menabrak Affan.
Alih-alih mundur-mundur, mobil yang ditumpangi tujuh orang anggota polisi itu justru tancap gas melindas pemuda 21 tahun tersebut, lalu kabur ke arah Tugu Tani meninggalkan tubuh Affan yang sudah bersimbah darah di lokasi.
Video detik-detik tewasnya Affan viral di segala lini masa media sosial.
Jenazah Affan Kurniawan diberangkatkan dari rumah duka di kawasan pemukiman padat Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025) pagi diiringi ribuan pelayat.
Ribuan driver ojol dari Gojek, Grab dan platform lainnya mengenakan jaket aplikasi mereka melayat ke TPU Karet Bivak menggunakan sepeda motor. Suara klakson saling bersahutan sebagai ungkapan duka cita.
Sejumlah tokoh seperti Anies Baswedan dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah duka.
Begitu juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perwakilan dari manajemen Gojek dan Grab juga melayat ke rumah duka Jumat diniharI.
Tangis ibu kandung Affan Kurniawan pecah saat Anies Baswedan melayat ke rumah duka. Ratusan warga tetangga almarhum Affan Kurniawan turut mengiringi pemakamannya ke TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Atas tewasnya Affan ini, tujuh orang polisi telah diamankan dan dijatuhi hukuman Penempatan Khusus (Patsus) selama 20 hari ke depan di Mabes Polri.
Penempatan khusus adalah prosedur penanganan anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik.
Namun, hingga saat ini, status mereka masih sebatas terduga pelanggar etik, belum ditetapkan tersangka dalam proses pidana.
(Tribunnews.com/ Salma)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.