Sabtu, 30 Agustus 2025

Kabar Artis

Tuai Hujatan Usai Unggah Video Demo Lama, Marshel Widianto Bantah Jadi Buzzer Pemerintah Rp150 Juta

Setelah dihujat karena unggah video demo lama, Marshel Widianto membantah isu jadi buzzer pemerintah dengan bayaran Rp150 juta.

Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
MARSHEL DIHUJAT - Marshel Widianto ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2024). Klarifikasi dan permintaan maaf Marshel Widianto soal video demo lama yang diduga buzzer pemerintah. 

TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat Indonesia tengah dibuat pilu terkait keadaan saat ini. Aksi demonstrasi di Pejambongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam menyisakan duka mendalam.

Seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.

Peristiwa tragis ini menyulut emosi publik yang merasa kehilangan dan geram atas situasi yang terjadi.

Di tengah kabar duka itu, publik kembali dikejutkan dengan dugaan adanya tawaran fantastis sebesar Rp150 juta untuk sekali unggah konten di media sosial sebagai bagian dari kampanye ajakan damai.

Informasi ini pertama kali mencuat setelah kreator konten Jerome Polin mengungkapkan adanya tawaran tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

Nama pelawak Marshel Widianto kemudian ikut terseret dalam pusaran isu ini.

Di mana, komika berusia 29 tahun ini sempat mengunggah sebuah video lawas yang memperlihatkan suasana damai antara aparat dan demonstran.

Namun, alih-alih menyejukkan, video tersebut justru menuai kritik keras dari warganet yang menilai unggahan itu tidak sensitif terhadap kondisi terkini.

Bahkan, finalis Stand Up Comedy Academy musim ketiga ini diduga menerima bayaran sebesar Rp150 juta untuk mempromosikan konten tersebut.

Tak lama setelah menuai hujatan, video itu pun dihapus dari akun Instagram Marshel.

Melalui unggahan klarifikasinya di Instagram, @marshel_widianto, suami dari Yansen Indiani ini  menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Baca juga: Angelina Sondakh Bongkar Kondisi DPR pada Eranya, Singgung Permainan Kekuasaan

“Teman-teman, saya secara pribadi meminta maaf atas video sebelumnya di IG saya,” tulis Marshel, dikutip Tribunnews Sabtu, (30/8/2025). 

Marshel mengakui dirinya khilaf karena tidak berpikir panjang sebelum mengunggah video itu dan menyebut tindakannya sebagai sebuah kebodohan.

Ayah dua anak ini juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menerima bayaran dan video tersebut sudah ia hapus dari akun Instagramnya.

“Saya salah karena tidak berpikir panjang sebelum menaikan video itu, memang bodoh saya. "

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan