Legenda 'Wayang Kulit Manusia' Jadi Buah Bibir Usai Diulas Ghoat Ranger Indonesia
Dalang muda asal Yogyakarta, Ki Bayu Adi Wicaksono, menilai bahwa legenda seperti ini memiliki makna filosofis yang dalam.
Ringkasan Berita:
- Ghost Ranger Indonesia menelusuri legenda Wayang Kulit Manusia di Lereng Merbabu, Jawa Tengah, yang kemudian viral
- Kontennya menarik perhatian karena menggabungkan elemen mistis dengan visual yang disebut warganet "mistis tapi estetik
- Legenda Wayang Kulit Manusia dikaitkan praktik spiritual ekstrem dalang misterius. Dipercaya hanya dimainkan pada malam Jumat Kliwon
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fenomena mistis kembali jadi sorotan warganet lewat video eksplorasi terbaru dari Ghost Ranger Indonesia soal Wayang Kulit Manusia.
Dalam video berjudul 'Turun ke Lereng Merbabu: Katanya Wayang Ini Dibuat dari Kulit Manusia?!”, tim Ghost Ranger mendaki Lereng Merbabu, Jawa Tengah, untuk menelusuri kisah tersebut.
Legenda Wayang Kulit Manusia disebut-sebut berhubungan dengan praktik spiritual ekstrem.
Video tersebut langsung mencuri perhatian publik, bahkan dalam 48 jam sejak dirilis, tayangan itu menembus ratusan ribu penonton di YouTube.
Baca juga: Mengintip Sentra Pembuatan Wayang Kulit di Klaten Jateng, Cocok Buat Referensi Liburan Lebaran
Sementara potongan klipnya viral di TikTok, X (Twitter), dan Instagram Reels. Banyak warganet menyebut eksplorasi itu, mistis tapi estetik karena menggabungkan suasana menyeramkan dengan keindahan visual perpaduan antara horor, spiritualitas, dan budaya Jawa.
“Cerita seperti ini bukan cuma soal takut, tapi soal rasa ingin tahu,” ujar Dwi Antoro, peneliti budaya dari UGM dikutip Tribunnews.com, Rabu (15/10/2025).
“Wayang Kulit Manusia adalah refleksi: seberapa dalam manusia berani melihat bayangannya sendiri," terusnya.
Meski demikian, riset ilmiah menegaskan bahwa tidak pernah ditemukan bukti adanya wayang berbahan kulit manusia.
Legenda itu sendiri bercerita tentang seorang dalang misterius yang konon membuat wayang dari kulit manusia untuk keperluan ritual spiritual, bukan pertunjukan umum.
Wayang itu disebut hanya dimainkan pada malam Jumat Kliwon, dan dipercaya bisa memanggil “bayangan” atau sisi gelap dalam diri manusia.
Menariknya, di tengah atmosfer menyeramkan, video Ghost Ranger justru membuka ruang diskusi budaya baru.
Menurut Maulida Afifa Tri Fahyani dari ISI Surakarta, mitos Wayang Kulit Manusia bukanlah kisah berdarah seperti yang sering dibayangkan.
"Legenda ini adalah simbol spiritual tentang manusia yang mencoba memahami bayangannya sendiri,” ujarnya.
Dalang muda asal Yogyakarta, Ki Bayu Adi Wicaksono, menilai bahwa legenda seperti ini memiliki makna filosofis yang dalam.
"Wayang itu selalu dua sisi: terang dan gelap, doa dan dosa. Dan mungkin itu sebabnya cerita ini tidak pernah mati,” tutur Ki Bayu.
Ghost Ranger Indonesia berhasil membawa kembali mitos kuno ke ruang digital modern.
Tak hanya menakutkan, tapi juga mengingatkan generasi muda bahwa di balik horor, ada filosofi dan budaya yang patut direnungkan.
(Tribunnews.com, Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wayang-Kulit-1-15102025.jpg)