Minggu, 26 April 2026

MotoGP

Marco Lucchinelli: Rekor Elite Marquez dan Rossi Mustahil Dicapai Pembalap Zaman Dulu

Legenda MotoGP, Marco Lucchinelli, sebut perbedaan kelas premier era zaman dulu dengan modern yang sulit ikuti Marquez dan Rossi.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan

Ringkasan Berita:
  • Marco Lucchinelli menilai Marc Marquez dan Valentino Rossi sebagai pembalap luar biasa
  • Perubahan teknologi ke sistem elektronik dianggap telah mengubah esensi
  • Sang legenda menyoroti jadwal kompetisi modern yang sangat padat sebagai beban berat

TRIBUNNEWS.COM - Perbandingan pembalap zaman dulu dengan sekarang yang sudah memasuki era modern tidak cukup fair seiring dengan perubahan yang ada dalam kompetisi.

Tapi dari pandangan sang legenda MotoGP, Marco Lucchinelli, dia langsung menyebutkan dua nama pembalap yang dinilai berhasil menciptakan perbedaan sejarah di kelas balap dunia.

Adalah Marc Marquez dan Valentino Rossi yang dia sebut sebagai sosok dengan pencapaian di luar logika ketika berkiprah di dunia balap motor.

Dalam refleksinya, Lucchinelli memberikan pandangan mengenai transformasi olahraga yang dicintainya ini.

Ia melihat Marquez dan Rossi bukan sekadar pembalap hebat, melainkan fenomena yang melampaui batas logika manusia pada masanya.

"Sulit bagi saya untuk mendefinisikannya, dia telah mencapai hal-hal yang benar-benar luar biasa. Ada dua orang, Marquez dan Valentino, yang telah mencapai hal-hal yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya," katanya mengutip Motosan.

lihat fotoROSSI - Juara Dunia sembilan kali, Valentino Rossi (tengah) Italia, berpose bersama anggota Tim Mooney VR46 saat upacara pengunduran diri nomor 46 ikoniknya, menjelang Grand Prix Moto GP Italia di trek balap Mugello, Tuscany, pada 28 Mei 2022. (Foto Arsip Mei 2022). Filippo MONTEFORTE / AFP
ROSSI - Juara Dunia sembilan kali, Valentino Rossi (tengah) Italia, berpose bersama anggota Tim Mooney VR46 saat upacara pengunduran diri nomor 46 ikoniknya, menjelang Grand Prix Moto GP Italia di trek balap Mugello, Tuscany, pada 28 Mei 2022. (Foto Arsip Mei 2022). Filippo MONTEFORTE / AFP

Perbedaan Pembalap Zaman Dulu dan Sekarang

Lucchinelli mengenang betapa berbedanya bobot sebuah gelar juara dunia di masa lalu dibandingkan era modern.

Di masanya, memenangi satu atau dua gelar sudah dianggap sebagai pencapaian artistik yang luar biasa.

Persaingan sangat sempit dan risikonya jauh lebih besar.

"Memenangi begitu banyak gelar juara dunia adalah hal yang tidak terpikirkan di zaman saya. Saat saya memenangi kejuaraan dunia, hanya ada Sheene, Roberts, dan saya."

"Memenangi dua gelar juara dunia adalah hal luar biasa, sebuah karya seni," kenangnya.

Baca juga: Ujung Tanduk Karier Murid Rossi di MotoGP 2027, Franco Morbidelli Bersiap Angkat Koper

Kesenjangan generasi ini terlihat sangat nyata ketika melihat statistik Marquez dan Rossi.

Keduanya tidak hanya memenangi lebih banyak gelar, tetapi juga meraup kemenangan di setiap seri balapan dengan frekuensi yang tak masuk akal bagi pembalap era 80-an.

Tak hanya soal statistik, gaya hidup pembalap pun mengalami pergeseran 180 derajat.

Lucchinelli mengungkapkan bahwa di masa lalu, persiapan fisik bukanlah prioritas utama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved